1.977 Praja IPDN Diperiksaan Kesehatan Terkait Covid-19

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id–Sebanyak 1.977 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengikuti proses pemeriksaan kesehatan melalui rapid test sebagai upaya mengantisipasi dan penanganan dini wabah Covid-19 di lingkungan kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, maupun daerah lainnya. Sesuai instruksi menteri dalam negeri, seluruh praja maupun jajaran pegawai negeri sipil di lingkungan IPDN kampus Jatinangor maupun di daerah lain harus menjalani rapid test Covid-19 untuk mengetahui kondisi imun dan kesehatan.

Kepala Biro Administrasi Kerja Sama dan Hukum IPDN Baharudin Pabba seperti dilnasir dari Antara menjelaskan, sampai hari keempat pelaksanaan rapid test di IPDN Jatinangor sudah diikuti 1.977 praja dan 70 ASN atau total 2.492 orang, termasuk di kampus Jakarta.
Sesuai arahan menteri dalam negeri, kampus IPDN juga harus menerapkan aturan ketat sesuai standar operasional dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 dan melakukan langkah cepat apabila ada yang sakit.

”Di Jatinangor, sebanyak 590 praja dan dua ASN IPDN dengan hasil 591 orang negatif Covid-19 dan satu orang perempuan praja dinyatakan imunitas tubuhnya lemah. Sementara di Kampus Jakarta, sebanyak 323 praja dan 122 ASN menjalani rapid test COVID-19 dengan hasil dua orang praja imunitas tubuhnya dinyatakan lemah dan sisanya negatif Covid-19,” terang Baharudin.

Seusai arahan penanggung jawab Laboratorium Klinik Kimia Farma Bandung, seluruh praja yang hasilnya positif imunitas lemah agar menjalani isolasi di klinik kampus. Menurut Baharudin, seluruh praja yang hasilnya positif imunitas lemah itu akan menjalani pemeriksaan kesehatan ulang untuk mengetahui terjangkit Covid-19 atau tidak.

”Yang dinyatakan positif imunitas lemah kini sedang melakukan isolasi mandiri di Klinik IPDN dan insya Allah akan dilakukan pengambilan swab untuk tes PCR guna mengetahui apakah praja bersangkutan positif Covid-19 atau hanya sebatas positif imunitas lemah,” kata Baharudin.

Sementara itu, pemeriksaan rapid test terhadap praja dan pegawai di lingkungan IPDN masih terus berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan target pemeriksaan sebanyak 8.381 praja dan pegawai seluruh Indonesia. (jp)

  • Dipublish : 7 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami