1 Tenaga Kesehatan di Kota Magelang Positif saat Dites Cepat

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAGELANG UTARA – Seorang tenaga kesehatan di Kota Magelang diduga terkena virus corona (Covid-19). Informasi tersebut diketahui setelah puluhan tenaga kesehatan menjalani tes cepat (rapid test), belum lama ini.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Magelang, dr Sri Harso mengatakan, Rabu (15/4) pihaknya menggelar tes cepat Covid-19 di RS Tipe D Budi Rahayu.

“Dari 60 orang nakes yang menjalani rapid test, 1 orang terindikasi positif,” kata dr Sri Harso, yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang itu, Jumat (17/4).

Menurutnya, seorang tenaga kesehatan tersebut sehari-hari bertugas sebagai surveilans di salah satu kelurahan di Kota Magelang. Surveilans kesehatan adalah kegiatan pengamatan yang sistematis dan terus menerus terhadap data dan informasi tentang kejadian penyakit atau masalah.

“Yang bersangkutan kebetulan petugas surveilans di salah satu kelurahan di Kota Magelang,” imbuhnya.

Saat ini, tenaga kesehatan tersebut sudah menjalani isolasi mandiri di rumahnya, sementara menunggu hasil tes swab nasofaring guna memastikan yang bersangkutan positif terjangkit Covid-19 atau tidak.

“Sekarang isolasi di rumah dan tunggu (hasil) swab. Karena rapid test ini kurang akurat, sehingga memerlukan swab untuk memastikannya,” tandasnya.

Sri memastikan selama bertugas, seorang tenaga kesehatan tersebut selalu mengenakan alat pelindung diri (APD).

Sementara itu, mantan Direktur RSUD Tidar ini menginformasikan, hasil perkembangan kasus Covid-19 Kota Magelang disebutkan pada Kamis (16/4) pukul 15.00 WIB, tercatat ada penambahan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak dua orang. Mereka berasal dari Kelurahan Jurangombo Selatan dan Kelurahan Magersari.

Kemudian, dari infografis Covid-19 Kota Magelang disebutkan jumlah kumulatif PDP 24 orang, sedangkan positif Covid-19 sebanyak 6 orang (baru 2, lama 4, meninggal 5).

Selanjutnya, hingga Jumat (17/4) pukul 12.00 WIB, Dinkes Kota Magelang memperbaharui informasi di antaranya, jumlah orang tanpa gejala (OTG) bertambah 5 orang, menjadi 281 orang. Kemudian, orang dalam pemantauan (ODP) bertambah 1 orang menjadi 219 orang, PDP 24 orang, dan positif Covid-19 sebanyak 6 orang. (wid/fin)

  • Dipublish : 18 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami