12 WNA India yang Mendarat di Indonesia Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JARINGAN MEDIA, TANGERANG – Sebanyak 12 dari total 127 warga negara asing (WNA) India yang tiba di Indonesia, Rabu (21/4) malam, terkonfirmasi positif Covid-19. “Dari total 127 WNA asal India, saat ini 12 penumpang positif.

Semuanya kami lakukan genom sequencing, tetapi hasilnya belum keluar,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat virtual temu media bertema “Perkembangan Perekonomian Terkini dan Kebijakan PC-PEN” di Jakarta, Jumat (23/4).

Genom sequencing dilakukan untuk mendeteksi varian virus corona yang mungkin dibawa oleh para penumpang asal India yang positif tersebut. Direktur Jenderal Imigrasi Jhoni Ginting membenarkan bahwa pada Rabu (21/4) telah mendarat satu unit pesawat Air Asia QZ988 dari Bandara Chennai ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

BACA JUGA:  Bangunkan Sahur Pakai Toa Masjid, Habib Abubakar Assegaf: Haram!

Pesawat carter tersebut tiba di Indonesia dengan mengangkut total 129 penumpang. Terdiri atas 38 warga India pemegang visa kunjungan, 46 warga India pemegang Izin Tinggal Terbatas (Itas), pemegang visa tinggal terbatas (Vitas) warga negara India 32 orang.

Selain warga negara India, pesawat tersebut juga ditumpangi warga negara asal Amerika Serikat sebanyak satu orang pemegang Kitas dan warga negara Indonesia 12 orang, serta kru pesawat yang seluruhnya warga negara Indonesia sebanyak sebelas orang.

Kementerian Kesehatan telah melakukan langkah antisipasi dengan mewajibkan mereka menjalani karantina selama 5×24 jam di salah satu hotel sebagai ruang karantina. Petugas kesehatan juga melakukan pemeriksaan swab sebanyak dua kali pada saat mereka tiba di hotel dan saat hari kelima proses karantina.

Selama berada di hotel, seluruh penumpang tidak diperkenankan keluar dari kamar dan jika ada hasil pemeriksaan swab positif, maka akan dilakukan isolasi di faskes sampai yang bersangkutan dinyatakan sembuh. (antara/jpnn)

 

  • Dipublish : 24 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami