Tantowi/Apriyani Menang Beruntung

Pebulu tangkis Tantowi dan Apriyani berhadapan Pebulu tagkis Korsel Seo Soung dan Chae Yujung di istora senayan, Jakarta, (15/1). Ganda campuran teranyar Indonesia Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu mulus melaju ke babak dua turnamen Indonesia Masters 2020 yang diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta. FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Pasangan ganda campuran Indonesia yang baru dipasangkan, Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu terbilang masih sangat beruntung dalam mengarungi turnamen Indonesia Masters 2020.

Ya, setelah secara dadakan menjalani debut dengan berhasil melewati babak kualfikasi usai mengalahkan pasangan Thaialnd, Supak Jomkoh/Supissara dua set langsung dengan skor 21-16 dan 21-17 dalam waktu 35 menit, Selasa (14/1) kemarin, kini Tontowi/Apriyani melewati hadangan pertama di babak utama.

Pasangan ini berhasil melangkah ke babak kedua turnamen level Super 500 tersebut tanpa harus bersusah payah. Owi/Apriyani cukup beruntung lantaran sang lawan yang merupakan unggulan ketujuh asal Korea, Seo Seung Jae/Chae Yujung, menyatakan mundur pada kedudukan 1-6 di game pertama pada pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan, Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (15/1) kemarin.

Mundurnya, pasanga asal Korea itu lantaran Chae Yu Jung mengalami cedera dan merasa kesakitan pada pergelangan kaki kananya ketika pertandingan baru dimulai. Tepatnya di menit ketiga, pertandingan dihentikan usai sang lawan berbicara kepada wasit pertandingan.

Jalan Owi/Apriyani di turnamen ini terbilang cukup lancar. Sejatinya, Tontowi/Apriyani cukup mendadak menjalani debut dan dinyaakan lolos ke babak kualfiikasi lantaran salah satu pasangan dari Singapura, Danny Bawa Chrisnanta/Tan Wei Han menyatakan mundur. Sebelumnya, Tontowi/Apriyani hanya masuk daftar anteran Indonesia Masters 2020 ini.

Selain itu, dua pasngan lain di daftar tunggu juga menolak untuk tampil yakni, pasangan Kim Sa Rang/Kim Ha Na (Korea) dan Dejan Ferdinansyah/Serena Kani (Indonesia). Alhasil, Tontowi/Apriyani yang lolos ke babak kualfikasi itu.

Tontowi/Apriyani rencananya ingin dipasangkan pada turnamen Malaysia Masters 2020 pekan lalu. Namun, karena peringkat mereka masih belum mencukupi, Tontowi/Apriyani tak masuk babak kualfikasi tersebut.

Hal serupa juga sebenarnya terjadi di Indonesia Masters 2020 ini, namun karena hal diatas, Tontowi/Apriyani lolos ke babak kualfikasi. Jelas, hal ini membuat Tontowi/Apriyani tak memiliki persiapan khusus.

“Sebenarnya pada ajang Malaysia Masters 2020 kemarin, kemarin kita juta dinyatakan lolos, amun karena persiapan saya kurang, jadi saya nggak ingin main. Di sini (Indonesia Masters 2020), memang sudah jalannya, dilancarin saja,” ujar Tontowi kepada wartawan usai menang WO tersebut.

Terakit penampilan, OOwi/Apriyani mengaku masih terus mencoba untuk memantapkan lagi kekompakan mereka di lapangan. Menurutnya, mereka terus menjaga komunikasi dengan baik di dalam maupun di luar lapangan. Hal ini juga yang membuat rotasi permainan mereka di lapangan cukup baik.

“Kalau di ganda putri, saya memang banyak di belakang, tapi nggak selalu di belakang terus, kadang di depann juga, tergantung polanya. Di ganda campuran itu saya sudah tahu tugasnya apa, makin ke sini saya juga makin belajar,” tutur Apriyani.

“Saya masih junior, jadi saya harus belajar banyak dari Mas Owi. Sejauh ini, yang terpenting bagi kami adalah, kami sudah tahu tugas masing-masing, dan Mas Owi juga selalu mau membimbing, mengajari saya,” tambah Apriyani.

Owi pun menyarankan agar Apriyani terus berlatih sambil memperbanyak menonton video pertandingan kala Owi masih berpasangan dengan Liliyana Natsir (Butet). Kendati demikian, dia tidak meminta Apriyani bermain seperti Liliyana.

“Saya kasih tahu ke Apri untuk sering nonton pertandingan saya sama cik Butet (Liliyana Natsir). Bukan berarti Apri harus main kayak cik Butet, tapi setidaknya dia tahu tugasnya apa, jadi buat segi kekompakkan saja,” ungkap Tontowi meambahkan.

Bicara target di Indonesia Masters 2020 ini, Owi/Apriyani mengaku tak memiliki targe khusus. Yan terpenting bagi mereka adalah memmebrikan yang terbaik dari setiap pertandingan yang dijalaninya.

“Kita tidak memiliki target khusus harus juara di Indonesia Masters ini, karena kami masih baru dipasangkan, masih meraba-raba. Namun, kami hanya ingin bisa memberikan yang terbaik di setiap pertandingannya,” tegas Owi.

Selanjutnya, di babak kedua, Owi/Pariyani kembali dihadapkan oleh pasangan tangguh lainnya. Kali ini merupakan pasangan suami istri asal Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock yang sukses melangkah ke babak kedua usai mengalahakn wakil Jepang, Takuro Hoki/Wakana Nagahara dengan skor 19-21, 21-16 dan 22-20.

Selain Owi/Apriyani, ganda campuran Indonesia lainya yang lolos ke babak 16 besar itu adalaha, Alfian Eko Prasetya/Annisa Suafika dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (gie/fin/tgr)

  • Dipublish : 16 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami