2019, Libur Natal dan Tahun Baru Penumpang KA Diprediksi Naik 5 Persen

JELANG LIBUR NATARU: Petugas memeriksa kondisi gerbong kereta api di Stasiun Tugu Jogja, kemarin (11/12). - Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja
JELANG LIBUR NATARU: Petugas memeriksa kondisi gerbong kereta api di Stasiun Tugu Jogja, kemarin (11/12). - Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JOGJA – Penumpang jasa kereta api (KA) diprediksi mengalami kenaikan lima persen dibanding tahun sebelumnya pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Jika Nataru 2018 volume penumpang 696.419 orang, tahun ini mencapai 729.101 orang.

“Ini karena ada tambahan kereta api di wilayah Daop 6,” kata Manager Humas Daop 6 PT KAI Eko Budiyanto kepada wartawan di Lounge Anggrek Stasiun Tugu, kemarin (11/12).
Ia menjelaskan, penambahan perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 terutama untuk KA lokal. Beberapa tambahan seperti jadwal perjalanan KA Bandara, KA Sancaka Utara, dan KA Anjasmara.
Puncak kepadatan penumpang kereta api saat libur Nataru kali ini diperkirakan terjadi pada 31 Desember dengan jumlah penumpang 45.783 orang. Pihaknya menyiapkan lima kereta tambahan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama libur ini.
Meskipun jumlah kereta tambahan itu lebih sedikit dibanding tahun 2018 yakni delapan kereta tambahan. Tetapi untuk tahun ini jumlahnya berkurang menjadi lima kereta tambahan. “Kan ini sudah dihitung karena adanya kereta baru tadi,” ujarnya.
Adapun lima kereta tambahan itu adalah Argo Lawu fakultatif relasi Solo-Gambir, Argo Dwipangga fakultatif relasi Solo-Gambir, Taksaka fakultatif relasi Jogja-Gambir, Lodaya Natal dan Tahun Baru relasi Solo-Bandung, Sancaka fakultatif relasi Jogja-Surabaya Gubeng, dengan total kapasitas tempat duduk KA tambahan sebanyak 42.712 kursi. “Kami pastikan seluruh penumpang bisa terlayani dengan baik,” ucapnya.
Kereta tambahan untuk libur Nataru rata-rata dijalankan mulai 19 Desember hingga 5 Januari 2020. Meskipun masih ada kemungkinan memperpanjang jadwal perjalanan. Namun ada beberapa kereta seperti Sancaka tambahan dan Taksaka tambahan yang diberangkatkan mulai 18 Desember. Sedangkan 20 Desember rata-rata seluruh kereta tambahan sudah dijalankan.
Tiket untuk kereta tambahan masa angkutan Nataru sudah bisa diakses 24 jam bagi yang memesan melalui aplikasi KAI Accsess dan aplikasi lain. Adapun pemesanan konvensional bisa dilakukan di penjualan tiket resmi PT KAI di 39 loket yang ada.
Selain menyiapkan dan menjalankan kereta tambahan, Daop 6 Jogja juga melakukan persiapan jalur kereta api agar kondisinya tetap aman dilalui, khususnya di daerah rawan banjir, longsor, maupun ambles. Beberapa jalur kerera api sudah dilakukan antisipasi seperti memperbaiki talud, drainase, dan mengecek kondisi jembatan rel.
Eko mengingatkan minimnya sumber saya manusia (SDM) untuk menjaga perlintasan kereta api. Dari total keseluruhan perlintasan KA, 410 di wilayah Daop 6, yang dijaga hanya 233 perlintasan. Sebanyak 177 perlintasan kereta api di antaranya tanpa penjaga.

 

 

Sumber: radarjogja.jawapos.com

  • Dipublish : 12 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami