2020, Proyek KA Diguyur Rp1 Triliun

Ilustrasi
Ilustrasi
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAKASSAR – Proyek kereta api Makassar-Parepare dipastikan mendapat kucuran APBN tahun depan. Anggarannya mencapai Rp1 triliun.

Anggota Badan Anggaran DPR RI, Andi Akmal Pasluddin mengatakan, pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020, mulai masuk ke proyek-proyek prioritas. Salah satunya kelanjutan proyek kereta api Makassar-Parepare.

“Tahun depan dianggarkan Rp1 triliun. Kami dorong agar anggaran proyek ini dimaksimalkan,” ungkapnya Rabu, 28 Agustus.

Pihaknya akan terus memperjuangkan proyek-proyek strategis di Sulsel. Kata dia, sudah ada jaminan pemerintah terkait pokok-pokok kebijakan fiskal. Selain kereta api, pihaknya juga menjamin proyek sejumlah jalan lingkar dan bandara Toraja .

“Proyek lain belum ditentukan besaran anggarannya. Bertahap dibahas,” bebernya.

Kemenhub sebelumnya membuat skema KPBU untuk penuntasan proyek KA Trans Sulawesi. Membuat konsorsium PT Celebes Railway Indonesia (CRI). Konsorsium ini resmi dilibatkan dalam proyek kereta api (KA) Trans Sulawesi. Akan mengerjakan jalur penghubung jalur KA Makassar-Parepare dengan pabrik semen.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri mengatakan, ada beberapa rute yang bakal dibangun jalur kereta menuju kawasan industri. Rute pertama akan menuju PT Semen Bosowa yang memiliki panjang 6,63 kilometer (km).

Kedua, jalur kereta logistik tersebut bakal menuju PT Semen Tonasa sepanjang 8,85 km. CRI bangun 15 km itu pada Januari 2020, ujarnya.

Pihak CRI juga bakal mengelola sarana dan prasarana keseluruhan kereta tersebut dengan kontrak 18,5 tahun.

“Kita kasih dia selama kontrak kita 18,5 tahun konsesinya. Dia juga akan mengoperasikan, juga merawat sarana dan prasarana, tuturnya.

Selain itu, ia juga memastikan proyek Trans Sulawesi akan selesai di tahun 2021 dengan total panjang lintasan 127 km.

Saat ini, panjang lintasan yang baru terbangun sepanjang 44 kilometer. “Maros 60 km kita bangun terus masuk ke Parangloe jadi 47 km kita bangun. Jadi targetnya 2021 itu untuk 107 km, tambah 15 km jadi 127 km,” tutup dia.(*)

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 29 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami