238 WNI yang Direhabilitasi di Natuna Paling Banyak Berasal dari Jawa Timur

Dok Foto: ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
Dok Foto: ANTARA/M RISYAL HIDAYAT
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

NATUNA – Proses observasi WNI yang dievakuasi dari Tiongkok di Natuna bakal berakhir 15 Februari. Dari 238 WNI dari Negeri Panda itu, 68 orang berasal dari Jawa Timur.

“Paling banyak dari Jawa Timur, 68 orang, selebihnya tidak sebanyak itu, seperti Lampung satu, dan lainnya, ada datanya,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto kepada Antara, Kamis (13/2).

Pria yang akrab disapa Yuri tersebut menyatakan, sebagian besar WNI yang diobservasi adalah mahasiswa dengan jenis kelamin perempuan.

“Warga yang diobservasi sebagian besar adalah mahasiswa dari 30 provinsi. Perempuan 158 orang dan laki-laki 80 orang dengan usia termuda lima tahun dan usia tertua 64 tahun. Kemudian dari tim KBRI lima orang, Tim penjemput 24 orang, dan awak Batik Air 18 orang,” ujar Yuri.

Pesawat yang akan mengantarkan WNI ke Lanud Halim Perdanakusuma akan berangkat pada tujuh pagi dari Jakarta menuju Natuna. Jumlah pesawat yang digunakan sama dengan pesawat yang menjemput WNI dari Batam ke Natuna, yakni dua boeing 737 dan 1 Hercules.

Berikut di bawah ini data sementara provinsi asal 238 WNI yang dievakuasi dari Provinsi Hubei, Tiongkok, yang dilansir Antara. (atr/jpnn/jm)

  • Dipublish : 14 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami