258 Napi Lapas Sorong Kabur

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Kerusuhan di wilayah Papua Barat, juga terjadi di Lapas Sorong, Senin (19/8). Ratusan napi di Lapas tersebut ikut membuat kerusuhan dengan membakar sejumlah fasilitas. 258 napinya nekat melarikan diri dengan memanfaatkan situasi.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan, terkait kerusuhan di Lapas Sorong.

“Ya, Kapolres di sana sudah koordinasi dengan pihak Lapas, dan memang ada kerusuhan di sana. Dan informasi yang didapatkan ada beberapa warga binaan melarikan diri dalam peristiwa itu,” ujar Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/8).

Namun demikian, Dedi menegaskan, kerusuhan yang terjadi di Lapas Sorong itu bukan imbas dari aksi unjuk rasa yang berujung rusuh di wilayah tersebut. Akan tetapi akibat masalah internal di sana. Adapun langkah polisi saat ini, tengah melakukan upaya persuasif untuk mengamankan situasi.

“Kita memastikan kerusuhan di Lapas Sorong, terkait masalah internal, bukan dampak kerusuhan di luar atau di wilayah tersebut. Dan saat ini, kita lakukan upaya persuasif menangani apa yang terjadi di sana,” ungkap Dedi.

Terpisah, Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Ade Kusmanto juga membenarkan adanya aksi kerusuhan di Lapas Sorong, Papua Barat, dan tercatat ada 258 napi melarikan diri.

“Ya, terjadi kerusuhan di Lapas Sorong dengan aksi pembakaran, hingga penjebolan tembok lapas oleh para napi guna melakukan aksi melarikan diri,” kata Ade saat di konfirmasi awak media, Selasa (20/8).

Ade mengakui, akibat peristiwa itu sebanyak 258 narapidana nekat melarikan diri dari total 547 orang narapidana di Lapas Sorong Kota. Sedangkan sisanya 289 narapidana tetap bertahan dan kini sudah dievakuasi di sel masing-masing.

Sementara itu, berbeda dengan penjelasan kepolisian. Ade menyebut, aksi kerusuhan itu dipicu oleh provokasi massa yang mengadakan kegiatan unjuk rasa di wilayah tersebut. Di mana saat itu massa aksi sengaja mendatangi Lapas Sorong Kota guna memprovokasi narapidana.

“Selain melakukan provokasi kepada narapidana, massa aksi juga melakukan pelemparan ke Lapas Sorong Kota,” ucapnya.

(Mhf/gw/fin)

 

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 21 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami