29 April Gowa Resmi PSBB, 1.500 Personel Gabungan Dikerahkan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

GOWA,— Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diberlakukan resmi pada Rabu, 29 April 2020 pekan depan.

Hal itu disampaikan Bupati Adnan saat melakukan video conference dengan Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samole yang diikuti sejumlah media cetak, media online dan media elektronik, Jumat (24/4/2020) siang tadi.

Dikatakan Adnan, sedianya rencana PSBB tersebut akan dimulai pada Senin 27 April lusa namun karena Pemkab Gowa masih melakukan singkronisasi data warga yang akan menerima bantuan paket sembako sekakigus masih dilakukan pendistribusian paket sembako bagi penerima manfaat diluar peserta PKH dan BPNT.

“Jadi saya bersama Forkopimda tadi siang juga telah rapat bersama membahas soal singkronisasi data penerima manfaat yang merupakan warga terdampak covid-19. Jadi nanti setelah pendistribusian selesai dan data penerima manfaat valid baru kita lakukan PSBB sebab PSBB ini berbicara sanksi dimana saat PSBB berlangsung, tidak ada lagi warga yang keluar rumah,” jelas Adnan.

Bupati Gowa juga mengatakan untuk pendistribusian paket sembako ini diharapkan rampung dalam tiga hari. Pendistribusian ini harus selesai keseluruhan tiba di penerima sehingga warga betul-betul punya komitmen untuk berdiam di rumah selama 14 hari.

Demikian pula soal data penerima manfaat yang berasal dari mereka yang betul-betul terkena dampak covid-19 seperti kehilangan pekerjaan atau dirumahkan.

” Kalau penerima manfaat yang berasal dari bantuan pusat seperti PKH dan BPNT, DTKS dan bantuan paket bansos yang jumlahnya mencapai 19 ribu orang atau BLT itu sudah aman, tapi yang kita data dan singkronkan adalah warga yang terdampak karena kehilangan pekerjaan atau karena dirumahkan atau yang karena pendapatannya berkurang setelah ada covid-19. Jadi semuanya harus rampung dan saya menunggu data itu dari para camat bersama kapolsek, danramil dan lurah serta kades bersama binmas dan babinsa sampai hari minggu lusa,” tandas Adnan.

Dikatakan Adnan, sebelum pemberlakuan PSBB resmi pada Rabu nanti, pihaknya akan merilis jumlah data warga penerima manfaat hasil singkronisasi dengan Dinas Dukcapil dan BPS.

” Dan hari ini, Jumat kita sudah mulai ujicoba pelaksanaan PSBB. Sambil ujicoba sambil edukasi ke warga tetap dilakukan dengan harapan ketika PSBB sudah diterapkan tidak ada lagi warga yang beralasan tidak tau,” tandas Bupati Gowa termuda di kawasan timur Indonesia ini.

Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Boy FS Samola divideocenference di aplikasi zoom bersama bupati dan para jurnalis mengatakan, untuk pelaksanaan PSBB ini pihaknya menyiagakan sekira 1.500 personel terdiri dari aparat Kepolisian, TNI, Pemkab Gowa meliputi Satpol PP, Dishub, Damkar, Dinkes ditambah para relawan seperti KNPI, PMI dan lainnya.

” Untuk sementara jumlah personel gabungan yang kami turunkan pada 13 posko di sejumlah titik perbatasan Gowa dengan kabupaten lainnya itu sebanyak 1.500 orang. Jadi seluruh personel ini akan massif melakukan pengawasan di posko-posko perbatasan terkhusus pada 6 posko di titik utama karena jalan provinsi seperti Jl Sultan Hasanuddin-Jl Sultan Alauddin, Jl Tun Abd Razak-Hertasning, poros Samata-Antang, poros Barombong-Tanjung, poros Pattallassang-Maros dan poros Bontonompo-Takalar,” jelas kapolres. (ujungjari.com)

  • Dipublish : 25 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami