3M Jadi Kunci Pencegahan Penularan Covid-19 Saat Libur Akhir Tahun

Ilustrasi liburan. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com )
Ilustrasi liburan. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com )
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Libur panjang Natal dan Tahun Baru menjadi perhatian anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo. Sebab, libur panjang akhir tahun dikhawatirkan menambah angka penularan Covid-19.

Rahmad meminta kepada masyarakat untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dengan di rumah saja. Jangan kerja-kerja pemerintah dalam memutus penularan Covid-19 menjadi sia-sia.

“Libur panjang silahkan, tapi tetap di rumah, karena kenyataannya selama ini banyak yang keluar rumah, berkegiatan di luar rumah, ini bahaya risiko terpapar Covid-19,” ujar Rahmad kepada wartawan, Selasa (24/11).

Jika masyarakat tetap ingin merayakan libur Natal dan Tahun baru dengan ke luar kota, maka wajib tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat dengan 3M, yakni wajib memakai masker, wajib menjaga jarak dan wajib mencuci tangan.

“Satu-satunya jalan penegakkan disiplin itu kata kunci untuk bisa menghilangkan Covid-19. Ayo kita tidak lelah membumikan budaya baru, wajib 3M yang merupakan satu-satunya cara melawan Covid-19,” katanya.

Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, libur panjang menjadi satu faktor peningkatan kasus Covid-19 di berbagai daerah. Seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan lainnya.

“Saya lihat data-data Covid-19 begitu libur panjang kemarin, itu naik. Ini terjadi karena banyaknya ribuan keluarga di Jakarta mudik ke Jawa, banyak orang tanpa gejala barang kali ya,” pungkasnya. (jp)

  • Dipublish : 24 November 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami