4 jadi Tersangka Kasus Masuk ke Indonesia Tanpa Karantina

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Jaringanmedia.co.id, JAKARTA – Polda Metro Jaya menetapkan empat tersangka terkait kasus pelanggaran masuk ke Indonesia dari luar negeri tanpa karantina. Diketahui, kasus tersebut melibatkan empat orang yakni JD, S dan RW, dan GC.

JD adalah penumpang salah satu maskapai yang baru tiba dari India. Sedangkan, S dan RW ialah petugas yang mengaku bekerja di Bandara Soekarno-Hatta Sementara GC, tersangka yang menyiapkan soft copy kepada calo.

“Ada tiga tersangka. Sekarang bertambah berkembang satu tersangka lagi inisial GC,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus   kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (28/4).

Penetapan GC sebagai tersangka merupakan perkembangan hasil pendalaman penyidik terhadap tiga tersangka lainnya. Keempat tersangka hanya dijerat dengan UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan dengan ancaman hukuman satu tahun penjara sehingga tidak sampai ditahan polisi.

“Kami tidak lakukan penahanan karena dipersangkakan di UU karantina kesehatan dan wabah penyakit yang ancaman satu tahun penjara,” ujar Yusri.

Kombes Yusri menjelaskan kasus tersebut bermula dari seorang warga negara Indonesia bernisial JD yang baru tiba dari India pada Minggu (25/4) kemarin sekitar pukul 18.45 WIB Mantan Kapolres Tanjungpinang itu menambahkan JD tidak mengikuti ketentuan protokol kesehatan berupa karantina selama 14 hari.

JD lalu berkenalan dengan S dan RW yang disebut-sebut mengaku sebagai pekerja di Bandara Soekarno-Hatta sehingga meloloskannya dari aturan tersebut. (jpnn/jm)

  • Dipublish : 28 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami