4 Pekerja Asal Gowa Kesetrum Listrik 20 Ribu Volt, Kepala Buruh Meninggal Dunia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

SIDRAP,— Kecelakaan kerja akibat tersengat Arus Listrik Tegangan Menengah Di Sidrap kembali terjadi, Senin (20/01/2020).

Kali ini terjadi di kecamatan Tellu Limpoe, 4 orang pekerja tersengat listrik bertegangan 20 Kilovolt atau 20 ribu Volt. Satu diantaranya dinyatakan Meninggal Dunia (MD) dengan luka bakar serius akibat terbakar.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17. 15 wita, bertempat dijalan poros Soppeng, tepatnya di kelurahan Toddang Pulu, Tellu Limpoe, Sidrap telah terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan masing-masing :

1. Nama RUSLAN alias TOLLE Umur 45 tahun, pekerjaan buruh harian, alamat Mangalli, Kec. Mallakaji kabupaten Gowa menderita luka bakar pada kaki Sebelah kiri  dengan panjang 8 x 3 cm dan dinyatakan MENINGGAL DUNIA pada saat perjalanan menuju Puskesmas Amparita.

2. Nama  JUNAIDI, Umur 32 tahun, pekerjaan buruh, alamat Mangalli , kec. Mallakaji kab. Gowa mengalami luka luka bakar pada lengan kanan dan luka lecet pada bagian sikuk kanan dan dirujuk ke RS Nemal.

3. Nama KONKE, Umur 60 tahun, Pekerjaan Buruh,, Alanat Mangalli,, Kec. Mallakaji kab. Gowa menderita luka bakar pada kaki kanan,, luka bakar pada bagian leher seblah kiri, luka bakar pada tangan seblah kiri.

4. Nama ARJUM, Umur 15 tahun,, pekerjaan buruh , alamat mangalli kec. Pallangga kab. Gowa menderita luka pada bakar pada bagian muka seblah kiri, luka bakar pada jari tangan seblah kiri, luka bengkak pada dahi.

Dalam Kronologis kejadian disebutkan keempat orang pekerja yang jadi korban ini sebelumnya sementara melakukan pengerjaan dan pemasangan tiang jaringan XL Area Soppeng dan Sidrap yang terbuat dari besi dengan diameter 20 cm, panjang 7 meter yang ditancapkan di pekarangan rumah warga setempat Bernama Labbang dengan kedalaman 120 cm.

Pemasangan tiang seluler XL oleh para butuh ini dilakukan masih cara manual dan keselamatan jiwa tak diutamakan.

Korban tewas ini merupakan kepala buruh  bersama temannya sedang memancangkan tiang jaringan XL dengan cara memikulnya.

Secara tidak sengaja, ujung tiang yang hendak ditancapkan menyentuh aliran listrik tegangan menengah 20 KV atau 20. 000 Volt diatas lobang yang hendak dipasangi tiang yang mengakibatkan korban bersama temannya terlempar beberapa meter.

Dan korban Ruslan Tolle sempat terlempar masuk selokan. Semua korban terkapar kesakitan dengan luka-luka terbakar hampir sekujur tubuhnya. Namun sayang, nyawa ruslan tak bisa diselamatkan, dab dinyatakan meninggal dunia saat perjalanan menuju puskesmas setempat.

Kapolsek Tellu limpoe AKP Andi Mappahairul membenarkan peristiwa tersebut. Iapun sudah mengambil langkah hukum bersama Anggotanya dengan mendatangi TKP.

“3 Korban masih hidup dan dirujuk kerumah sakit Nene Mallomo. Saksi-saksi juga kita sudah periksa setelah kami melakukan olah TKP versama Unit Identifikasi Satuan Reskrim Polres Sidrap,”ucap Kapolsek, sesaat setelah kejadian.

Kini jenazah korban sudah dipulangkan kekampung halamannya di Mangalli Mallakaji Gowa untuk disemayamkan.

Begitupun, pihak keluarga korban menolak untuk di Otopsi. Melalui pihak keluarga yang diwakili oleh Muh Iqram Bin Abd Latif, Umur 23 tahun, pekerjaan buruh, alamat Pallangga kecamatan Tete Battu Kabupaten Gowa menganggap musibah tersebut murni karena kecelakaan dan kelelaian kerja. (ujungjari.com)
  • Dipublish : 21 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami