4 Tips Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Normal Saat Puasa

Ilustrasi alat pengukur gula darah. Foto: Pixabay
Ilustrasi alat pengukur gula darah. Foto: Pixabay
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Jika Anda menderita diabetes, puasa melibatkan perencanaan khusus. Itu karena Anda tidak ingin mengambil risiko menurunkan gula darah terlalu banyak, yang bisa berdampak serius pada kesehatan. Berikut adalah beberapa tips menjaga kadar gula darah tetap normal saat berpuasa, seperti dilansir laman Genpi.co.

1. Makan banyak serat saat buka dan sahur

Saat sahur, pilih makanan karbohidrat dengan indeks glikemik rendah atau low glycemic index (GI), dan tinggi serat. Makanan tersebut diserap lebih lambat oleh pencernaan dan tidak menyebabkan fluktuasi berlebihan pada kadar gula darah.

Contoh makanan seperti roti gandum, kacang-kacangan, oatmeal, sayur dan buah. Berbuka puasalah dengan makanan manis seperti kurma untuk mengembalikan gula darah normal. Namun perhatikan asupannya. Satu buah kurma mengandung sekitar 1 sdt gula.  Karena itu, kamu cukup mengonsumsi 3 buah kurma untuk buka puasa.

2. Asupan mineral yang banyak

Jangan lupa minum air mineral saat sahur dan buka puasa yang banyak agar tidak dehidrasi.  Jauhkan diri dari minuman manis dan kafein. Dianjurkan untuk mengasup minimal 2-2.5 liter atau 8-10 gelas air setiap hari.

3. Hindari aktivitas berat

Saat puasa Ramadhan, hindari aktivitas atau olahraga yang terlalu berat karena bisa meningkatkan risiko hipoglikemia dan dehidrasi. Namun, penderita diabetes tetap disarankan beraktivitas ringan hingga sedang saat menjalani puasa. Perlu diingat Shalat Tarawih bisa digolongkan ke dalam salah satu aktivitas sehari-hari yang menguras energi.

4. Terapi insulin

Salah satu efek insulin adalah menurunkan kadar gula darah. Hal ini bisa menimbulkan hipoglikemia saat berpuasa. Walau begitu, penderita diabetes tetap tidak dianjurkan untuk menghentikan terapi insulin atau medikasi obat saat puasa Ramadhan.  Segera konsultasi dengan dokter untuk mengatur jadwal penggunaan, dosis, dan tipe obat diabetes khusus untuk ibadah tersebut. (genpi/jpnn)

  • Dipublish : 23 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami