49 WNA Tiongkok yang Masuk Kendari Sudah Kantongi Surat Sehat dari KKP

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, JAKARTA – Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM, mengongfirmasi sebanyak 49 Warga Negara Asing (WNA) berkebangsaan Tiongkok masuk ke Kendari pada 15 Maret lalu. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Tiongkok seperti Henan, Hebei, Jiangsu, Shaanxi, Jilin dan Anhui, dan masuk Kendari melalui Bandara Halu Oleo.

Kepala Bagian Humas Ditjen Imigran Arvin Gumilang menyebut, WNA tersebut datang pada pukul 20.00 WITA menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan kode penerbangan GA-696. Ia menjelaskan, mereka keluar dari Thailand pada tanggal 15 Maret 2020 berdasarkan cap tanda keluar Imigrasi Thailand yang tertera pada paspor.

Selanjutnya, mereka mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dan kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) setempat. KKP Bandara Soekarto-Hatta telah menerbitkan surat rekomendasi berupa kartu kewaspadaan kesehatan pada setiap orang tersebut.

“Bahwa benar petugas Imigrasi Soekarno-Hatta telah memberikan izin masuk pada tanggal 15 Maret 2020 sebagaimana tertera pada paspor mereka setelah Warga Negara Tiongkok tersebut menunjukkan surat rekomendasi dari KKP Soekarno Hatta,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (17/3).

Ia menceritakan, mereka menggunakan visa kunjungan B211 yang berlaku 60 hari, yang diterbitkan pada tanggal 14 Januari 2020 di KBRI Beijing. Mereka akan mengikuti kegiatan calon TKA dalam rangka uji coba kemampuan bekerja (Permenkumham Nomor 51 Tahun 2016).

“Benar berdasarkan cap tanda masuk Imigrasi Thailand yang tertera pada paspor mereka bahwa mereka tiba di Thailand pada tanggal 29 Februari 2020,” tuturnya.

Berdasarkan medical certificate atau surat sehat pemerintah Thailand sejak tanggal 29 Februari hingga 15 Maret 2020 bahwa mereka telah dikarantina di Thailand. Surat tersebut telah diverifikasi oleh Perwakilan RI di Bangkok, Thailand pada tanggal 15 Maret 2020 (Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 07 Tahun 2020 Pasal 3 Ayat 2).

Warga Negara Tiongkok tersebut memiliki dokumen perjalanan yang sah dan masih berlaku. Perlu diketahui bahwa setiap orang yang datang dari luar negeri wajib melalui pemeriksaan oleh karantina kesehatan, imigrasi, dan bea cukai di Bandara Soekarno Hatta. Mereka juga harus dinyatakan layak untuk dapat masuk ke wilayah Republik Indonesia.

“Kantor Imigrasi akan tetap bekerja sesuai dengan fungsi dan wewenang yang telah ditetapkan dalam rangka pengawasan terhadap warga negara asing,” pungkasnya. (jp)

  • Dipublish : 17 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami