5 Alasan Jokowi Pilih Kaltim sebagai Calon Ibu Kota Baru

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Kalimantan Timur sebagai calon ibu Kota yang baru. Jokowi mengatakan, berdasarkan hasil kajian, ada dua wilayah yang paling ideal, yakni Kabupaten Penajam paser Utara dan Kutai Kartanegara.

“Pemerintah sudah (melakukan) kajian mendalam. Hasil kajian menyimpulkan ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian di Kabupaten Penajam paser Utara dan Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur,” ujar Jokowi dalam Konfrensi Persnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8/2019)

Dalam pemaparannya, setidaknya ada 5 alasan, hingga dua Kabupaten tersebut dianggap paling ideal dan dipilih sebagai lokasi Ibu Kota yang baru.

Yang pertama, wilayah Kaltim dinilai memiliki resiko bencana alam yang kecil, baik banjir, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan dan gunung berapi.

Yang kedua, letak geografis Kaltim dinilai strategis, berada di tengah-tengah Indonesia

Yang ketiga, Kaltim memiliki dua buah kota yang sedang berkembang, yakni Balikpapan dan Samarinda.

Yang empat, Infrastruktur di dua kabupaten tersebut sudah tersedia.

Yang lima, Terdapat lahan yang dikuasai pemerintah sebesar 180.000 hektare.

Jokowi mengatakan, biaya pemindahan Ibu Kota sebesar Rp466 Triliun dengan menggunakan APBN sebesar 19%. Dan sisanya dari investasi swasta.

“Perlu saya sampaikan kebutuhannya (pemindahan Ibu Kota) Rp 466 triliun. 19%. nya akan berasal dari APBN, sisanya dari KPBU dan investasi swasta,” ujar Jokowi.

(dal/fin).

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 26 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami