5 Jenazah Dalam Freezer Diduga Tenggak Minuman Energi Dicampur Alkohol

ILUSTRASI: Jenazah di dalam freezer diduga menenggak miras oplosan (Pixabay.com)
ILUSTRASI: Jenazah di dalam freezer diduga menenggak miras oplosan (Pixabay.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Penyelidikan terhadap kasus penemuan jenazah di dalam freezer kapal ikan masih berlanjut. Berdasarkan keterangan nakhoda kapal, para korban meninggal akibat menenggak miras oplosan.

“Keterangan dari nakhoda kapal, kelima anak buahnya meninggal akibat minum oplosan saat berlayar di Samudra Hindia,” kata Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Morry Ermond saat dihubungi, Sabtu (19/9).

Para korban diduga melakukan pesta miras setelah selesai melakukan penangkapan ikan di laut. Namun, karena kandungan miras yang membahayakan, akhirnya nyawa mereka melayang. “Keterangan awal minum Kuku Bima dicampur alkohol 70 persen,” jelas Morry.

Saat ini, informasi tersebut masih didalami oleh penyidik. Keterangan itu juga akan dicocokan dengan hasil visum kelima jenazah.

Sebelumnya, Polres Kepulauan Seribu menemukan 5 orang jenazah di dalam sebuah freezer kapal ikan KM Starindo Jaya Maju VI. Penemuan ini bermula dari patroli yustisi yang dilakukan anggota di perairai Pulau Pari pada Kamis (17/9).

Kapolres Kepulaun Seribu AKBP Morry Ermond mengatakan, awalnya petugas patroli untuk mencari kapal dengan jumlah ABK yang banyak. Tujuannya untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan. Aparat kemudian melihat KM Starindo yang terlihat memiliki ABK cukup banyak.

“Kemudian cek manifes dari sana diketahui nakhoda dan ABK mengakui bahwa ada lima ABK nya yang meninggal dunia dan ditaruh dalam freezer. Dari situlah terungkap,” kata Morry saat digubungi, Jumat (18/9).

Berdasarkan pengakuan nakhoda, kelima jenazah ini meninggal karena menenggak minunan keras oplosan. Jenazah kemudian dimasukan ke dalam freezer agar tidak membusuk. (jp)

  • Dipublish : 19 September 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami