561 Juta Rupiah Tunggakan Pajak Randis Pemkab Sidrap

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

SIDRAP,– Sejumlah kendaraan dinas (randis) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap disebutkan menunggak pajak. Angkanya cukup fenomenal, menyentuh setengah miliar atau sekira Rp561.304.030 yang tunggakan pajak kendaraan dinas yang belum dibayarkan tersebut. Tunggakan pajak ini selama enam tahun lamanya, sejak 2013-2018. Menanggapi hal tersebut, Bupati Sidrap, Dollah Mando memimpin pertemuan dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat, di ruang kerjanya, Senin, 7 Oktober.

Pertemuan tersebut untuk menindaklanjuti penyelesaian tunggakan pajak kendaraan dinas lingkup Pemkab Sidrap. Bupati melakukan review pembayaran pajak randis masing-masing OPD. Para kepala OPD dipersilakan menyampaikan kondisi dan kendala yang dihadapi. Bupati pun menekankan OPD yang memiliki tunggakan pajak randis dapat segera menyelesaikannya. “Saya berharap percepatan pembayaran pajak randis yang menunggak segera diselesaikan,” tegas Dollah Mando.

Bupati juga berharap ke depan para penanggung jawab randis senantiasa memperhatikan pajak kendaraannya. “Tolong ini jadi perhatian. Saya akan selalu memonitor penyelesaian pajak randis seluruh OPD,” jelas Dollah Mando. Sebelumnya, Kepala UPTD Samsat Sidrap, Yarham Yasmin, mengatakan berdasarkan catatan UPT Samsat Sidrap, sejumlah randis milik Pemkab Sidrap menunggak pajak. Jumlah tunggakan pajak randis yang belum dibayarkan tersebut menyentuh angka setengah miliar atau diperkirakan kurang lebih Rp561.304.030.

Data yang diperoleh beberapa minggu lalu, ada 288 randis yang belum dibayar pajaknya. Adapun rincian mobil 58 unit, total tunggakan Rp35 juta, roda dua sebanyak 230 unit dengan total tunggakan Rp12 juta. Kendaraan bermotor yang pajaknya belum dibayar sejak 2017 ada dua unit, sejak tahun 2018 ada 79 unit, selebihnya tahun 2019. Hampir semua SKPD ada kendaraan yang menunggak pajak. (prp)

 

Sumber: parepos.fajar.co.id

  • Dipublish : 8 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami