66 Lansia di Panti Sosial Positif COvid-19, Evakuasi Pakai 4 Unit Bus

Petugas medis dan UPAS Dishub DKI Jakarta mengevakuasi pasien manula terkonfirmasi COVID-19 dari panti di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, menuju Rumah Sakit Umum Khusus Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (22/12) dini hari. Foto: ANTARA/HO-UPAS DKI
Petugas medis dan UPAS Dishub DKI Jakarta mengevakuasi pasien manula terkonfirmasi COVID-19 dari panti di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, menuju Rumah Sakit Umum Khusus Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (22/12) dini hari. Foto: ANTARA/HO-UPAS DKI
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA — Sebanyak 66 pasien lanjut usia (lansia) yang terkonfirmasi positif COVID-19 dievakuasi dari Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia, Cengkareng, Jakarta Barat ke Rumah Sakit Umum Khusus (RSUK) Duren Sawit, Jakarta Timur.

“Kami evakuasi dini hari tadi menggunakan empat unit bus sekolah langsung dari Cengkareng menuju RSUK Duren Sawit untuk menjalani isolasi,” kata Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI, Ali Murthadho, di Jakarta, Selasa pagi.

Sebanyak 66 orang lanjut usia tersebut terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap (swab test) yang dilakukan pihak pengelola yayasan dengan puskesmas setempat.

Ali mengatakan mayoritas pasien adalah manula yang menghuni panti dan beraktivitas rutin di lingkungan panti.

“Mayoritas manula. Ada juga yang kami evakuasi masih menggunakan kursi roda. Mereka memang usia-usia rentan,” ungkap Ali.

Proses evakuasi dilakukan petugas medis bersama jajaran Unit Pengelola Angkutan Sekolah DKI dengan menerapkan protokol kesehatan.

Petugas dari kalangan perawat hingga sopir mengenakan alat pelindung diri secara lengkap membantu proses pemindahan pasien dari dalam panti menuju bus sekolah.

“Kami angkut dari halaman parkir panti. Semuanya kami bawa ke RSUK Duren Sawit,” kata Ali.

Secara terpisah Humas RSUK Duren Sawit Jakarta Timur, Endang, yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon terkait perawatan pasien belum memberikan tanggapan. (ant/jpnn/fajar)

  • Dipublish : 22 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami