8 PPDP KPU Bandarlampung Reaktif Covid-19

Ilustrasi
Ilustrasi
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BANDARLAMPUNG – Setelah dilakukan pemeriksaan rapid tes Covid-19 tahap II (Sabtu & Senin, 11 & 13/7) terhadap Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Bandarlampung sebanyak 1.700 orang. Diketahui, ada 8 orang dinyatakan reaktif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli mengatakan, delapan orang tersebut kemudian diisolasi secara mandiri di rumahnya masing-masing selama 10 hari ke depan. Kemudian, setelahnya, kedelapan orang itu kembali akan menjalani rapid tes yang kedua.

“Ya, mereka delapan itu akan dirapid tes lagi. Nah, kalau yang kedua ini masih juga reaktif baru kita tes swab. Tentu, kalau hasil swab diketahui positif Covid-19, secara otomatis mereka diganti oleh KPU Kota Bandarlampung,” katanya melalui sambungan telepon seperti dikutip dari Radar Lampung (Fajar Indoneisa Network Grup), Selasa (14/7).

Diketahui, pada tahap I rapid tes Covid-19 terhadap PPDP KPU kota Bandarlampung yang juga sebanyak 1.700 orang juga didapati sebanyak empat orang dinyatakan reaktif. Namun, setelah dilakukan isolasi mandiri dan dites kedua kalinya, mereka dinyatakan bebas Covid-19.

Sementara meskipun sampai saat ini, vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) belum diciptakan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli mengungkapkan selama ini pasien yang sembuh di Kota Bandarlampung hanya memberikan vitamin.

“Engga ada obat. Kita cuma beri vitamin saja. Vitamin yang meningkatkan imunitas tubuh. Intinya cuma menjaga imunitas tubuh pasien supaya tidak drop,” ujarnya, Selasa (18/7).

Menurutnya, selama ini pasien hanya diberikan dua jenis vitamin, yakni vitamin D dan C. Selebihnya, pasien diminta menerapkan pola hidup sehat dan protokol kesehatan: sering mencuci tangan dan memakai masker.

Meskipun, pasien Covid-19 telah dinyatakan sembuh. Namun, Edwin mengimbau agar terus menerapkan pola hidup sehat. Karena, beberap kasus di daerah lain, pasien yang telah dinyatakan sembuh, bisa saja kembali menderita Covid-19.

Diketahui, berdasarkan laman covid19.bandarlampungkota.go.id per 14 Juni 2020 pukul 18.58 WIB diketahui jumlah yang positif Covid-19 di Kota Bandarlampung tercatat sebanyak 104 kasus.

Dalam laman diinformasikan bahwa jumlah sementara pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 81 orang, meninggal 7 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 43 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 1 orang, dan Orang Tanpa Gejala (OTG) 20 orang.

Kemudian penambahan kasus Covid-19 di Lampung per Selasa (14/7) nol kasus atau nihil. Jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Lampung tetap dari kemarin sebanyak 209 kasus.

Juru Bicara Non Teknis Gugus Tugas Penangan Covid-19 Provinsi Lampung A. Chrisna Putra dalam per rilisnya mengatakan kasus terkonfirmasi positif yang masih disolasi sebanyak 29 orang. Sebanyak 12 orang meninggal dan sembuh ada 168 orang.

“Tidak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung. Jumlah pasien terkonfirmasi masih tetap 209 orang,” ujar Kadis Kominfotik Provinsi Lampung ini.

Sementara orang dalam pemantauan (ODP) di Lampung sebanyak 3702 orang, 80 masih di pantau, 3612 dinyatakan negatif dan 10 orang meninggal dunia.

“Kemudian untuk pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 190 orang, ada penambahan dua orang PDP dan satu orang dinyatakan negatif atau sembuh. Sehingga yang masih di rawat tiga orang, 152 orang sembuh dan 35 orang meninggal,” tandasnya. (apr/rma/fin)

  • Dipublish : 15 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami