ABK KM Lambelu Mulai Sakit-sakitan, 25 Orang Sudah Dirujuk ke RS

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAKASSAR– Setelah menjalani masa isolasi mandiri selama beberapa hari diatas Kapal Motor (KM) Lambelu, PT Pelni menurunkan 25 orang kru kapal KM Lambelu yang terindikasi sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan riwayat penyakit lainnya, untuk dibawa menuju rumah sakit.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro menyampaikan berdasarkan laporan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh dinas kesehatan dan KKP Makassar seluruh kru kapal yang dirujuk telah terindikasi sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) dengan riwayat penyakit lainnya, seperti jantung dan asma.

“Langkah ini penting untuk dilakukan sebagai bentuk antisipasi guna meningkatkan pengawasan dan penanganan, mengingat kapal berada pada zona karantina dengan jarak 2 mil dari darat” ucap Yahya, Selasa (21/4/2020).

Yahya membeberkan, pada Sabtu dan Minggu sore nakhoda kapal melaporkan adanya penurunan kondisi kesehatan terhadap dua kru kapal yang juga terindikasi sebagai OTG, sehingga merujuk keduanya ke rumah sakit yang berbeda.

“Satu orang kru kapal mengalami batuk disertai peningkatan suhu badan tidak nafsu makan dan satu kru lainnya diketahui mengalami kambuh pada penyakit jantungnya. Berdasarkan hasil koordinasi, PELNI bersama dengan KKP dan dinas kesehatan membawa keduanya ke Rumah Sakit untuk penanganan lebih lanjut,” terangnya.

“Kondisi 25 orang kru kapal yang dirujuk kini dalam keadaan baik dan relatif stabil. Saat ini mereka telah mendapatkan perawatan medis dengan baik sesuai keluhan yang dirasakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak pihak terkait atas kerjasamanya,” lanjut Yahya.

Terpisah Sirajuddin Kabid Lalulintas, Angkutan Laut, Operasi dan Usaha Kepelabuhanan Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar menuturkan 25 pasien positif covid 19 dirujuk di tiga rumah sakit yang berbeda.

“Terkonfirmasi dari KKP dan PT Pelni tanggal 18/04/20 1 orang di RS Daya keluhan tidak ada nafsu makan, tanggal 19/04/20 1 orang dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo keluhan jantung dan 20/04/20 ada 23 orang yang dirujuk ke RSKD Dadi,” tutup Sirajuddin (21/4/2020). (anti/fajar)

  • Dipublish : 21 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami