ABK Mendominasi, 366 WNI Positif Corona

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, – Jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang dikonfirmasi positif terjangkit Virus Corona (Covid-19) di luar negeri sudah menembus 366 orang. Sementara total yang sembuh sebanyak 55 orang. Data ini dikeluarkan Kementerian Luar Negeri hingga Minggu (12/4).

Kemenlu mencatat kasus terbanyak terjadi pada anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di kapal pesiar dengan total 101 kasus (Selengkapnya lihat grafis). Seluruh ABK tersebut dikatakan berada dalam keadaan stabil. Kasus terbanyak kedua berada di India dengan 70 WNI terjangkit, dengan 60 dari total jumlah dalam keadaan stabil dan 10 orang dinyatakan sembuh.

Wakil Kepala Perwakilan KBRI di Manila Widya Rahmanto menjelaskan, WNI mengikuti diskusi virtual mengenai kesehatan pada masa pandemi Covid-19 yang digelar oleh Indonesia Diaspora Network (IDN) Manila dan KBRI Manila.

Melalui aplikasi Zoom, sebanyak 45 WNI melakukan tatap muka untuk membahas kondisi mereka di tengah karantina sosial, Enhanced Community Quarantine (ECQ), yang berlaku di pulau Luzon, termasuk wilayah ibu kota Metro Manila. ”Diskusi tersebut diisi dengan sesi pemaparan dan tanya jawab bersama WNI spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit St Lukes, Kota Quezon, dr. Pramanta,” terangnya dalam rilis yang diterima.

”Dokter Pramanta menekankan pentingnya seluruh WNI menjaga kesehatan dan mematuhi peraturan Pemerintah Filipina dalam menangani COVID-19, serta berharap kondisi seperti ini dapat segera dilalui dengan baik,” terangnya.

Pada posisi ini, Filipina sudah melaporkan bawah sejumlah 4.648 kasus positif Covid-19 dengan 297 kasus kematian di wilayahnya per 12 April, menurut data yang disajikan situs worldometers.info. ”Penanganan WNI terdampak Covid-19, termasuk tentang 30 WNI Jemaah Tabligh yang masih menunggu penerbangan pulang ke Indonesia. Soal bagaimana KBRI memfasilitasi komunikasi antara 65 WNI di Provinsi Batangas dengan perusahaan tempat mereka bekerja,” jelasnya.

Untuk diketahui pandemi Covid-19 telah menjangkiti lebih dari 22.000 petugas kesehatan di 52 negara dan wilayah, menurut World Health Organization atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebanyak 22.073 kasus Covid-19 di kalangan petugas kesehatan.

Laporan itu menyebutkan bahwa kemungkinan data tersebut tidak mewakili secara keseluruhan, sebab sejauh ini tidak ada laporan sistematis dari kalangan petugas kesehatan kepada WHO. Hasil awal menunjukkan petugas kesehatan tertular di tempat kerja dan di komunitas, yang paling sering melalui anggota keluarga yang terinfeksi.

Nah untuk melindungi petugas kesehatan yang berada di garda terdepan melawan Covid-19, WHO menekankan penggunaan tepat alat pelindung diri seperti masker, kaca mata, sarung tangan dan baju pelindung. Dengan memperhatikan risiko kelelahan di kalangan penyedia layanan kesehatan, WHO menyerukan agar pihak-pihak terkait menghargai hak mereka atas kondisi kerja yang terhormat. (fin/ful)

//INFOGRAFIS//

DAFTAR LENGKAP

28 NEGARA

KASUS COVID-19

WNI DITEMUKAN

-Kapal Pesiar: 101 stabil

-India: 70 (60 stabil, 10 sembuh)

-Singapura: 45 (14 sembuh, 28 stabil, 1 dalam perawatan khusus, 2 meninggal dunia)

-Malaysia: 44 (35 stabil, 7 sembuh, 2 meninggal)

-Amerika Serikat: 18 (15 stabil, 1 sembuh, 2 meninggal)

-Pakistan: 16 (semua stabil)

-Spanyol: 11 (9 stabil, 2 sembuh)

-Jepang: 9 (semua sembuh)

-Arab Saudi: 7 (4 sembuh, 3 stabil)

-Vatikan: 7 (semua stabil)

-Jerman: 7 (6 stabil, 1 sembuh)

-Belanda: 6 (2 stabil, 2 sembuh, 2 meninggal)

-Inggris: 5 (4 stabil, 1 meninggal)

-Qatar: 4 (3 stabil, 1 sembuh)

-Brunei Darussalam: 4 (2 stabil, 2 sembuh)

-Taiwan: 3 (semua stabil)

-Makau (Cina): 3 (semua stabil)

-Kamboja: 2 (semua stabil)

-Australia: 2 (semua stabil)

-Turki: 2 (semua stabil)

-Uni Emirat Arab: 2 (semua stabil)

-Belgia: 1 (stabil)

-Filipina: 1 (stabil)

-Finlandia: 1 (sembuh)

-Irlandia: 1 (sembuh)

-Kanada: 1 (stabil)

-Korea Selatan: 1 (stabil)

-Oman: 1 (stabil)

Sumber: Kemlu RI

  • Dipublish : 13 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami