Ada 20 Pemain yang Mengaku Gajinya Ditunggak, Nilainya Capai Rp 6 M

Pemain PSM Makassar Osas Saha (kiri) saat berlaga pada ajang AFC Cup 2020. (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
Pemain PSM Makassar Osas Saha (kiri) saat berlaga pada ajang AFC Cup 2020. (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JaringanMedia.co.id − PSM Makassar harus bersiap menghadapi ancaman sanksi lainnya di luar dari keputusan dari Dispute Resolution Chamber alias DRC FIFA.

Sebab, selain pemain asing asal Brasil Giancarlo Lopes Rodrigues, ternyata Juku Eja menunggak gaji banyak mantan pemainnya. Lebih dari 20 pemain mengaku haknya belum dilunasi PSM.

Hal itu dikatakan Sekretaris APPI (Asosiasi Pemain Profesional Indonesia) M. Hardika Aji. Lebih dari 20 pemain tersebut merupakan mantan pemain lokal PSM. Beberapa di antaranya sudah melapor ke APPI.

Rencananya, laporan itu diteruskan ke NDRC (National Dispute Resolution Chamber). Akan disidang dan diberi keputusan. ’’Tapi, dokumennya belum lengkap. Baru 80 sampai 90 persen yang siap,’’ terangnya.

Aji mengatakan, pihaknya akan mencoba melimpahkan berkas pemain yang sudah selesai ke NDRC. Sambil menunggu pemain lain melengkapi dokumen yang kurang. Hal itu dilakukan agar mempercepat proses gugatan ke NDRC. ’’Kalau lancar, minggu ini sudah bisa masuk gugatan,’’ paparnya.

Nah, banyaknya tunggakan yang dilakukan PSM tersebut kian menimbulkan tanda tanya. Sebab, PSM selama ini dinilai sebagai tim yang selalu bisa memenuhi seluruh kebutuhan skuad.

Bahkan, home base PSM saat ini, Stadion Andi Mattalatta, direnovasi untuk memenuhi standar FIFA. Ditanya berapa nilai total tunggakan PSM kepada pemainnya, Aji tidak bisa berkomentar banyak. Apalagi, harus diperinci nilai yang ditunggak pada tiap pemain. ’’Total tunggakannya mencapai Rp 6 miliar,’’ bebernya.

  • Dipublish : 18 Februari 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami