Ahli Singapura Kembangkan Obat Oral untuk Pasien Covid-19 di Rumah

Gedung Laboratorium Nasional DSO Singapura. Peneliti Singapura menemukan kandidat obat Covid-19 oral yang bisa diminum di rumah. ( DSO National Laboratories)
Gedung Laboratorium Nasional DSO Singapura. Peneliti Singapura menemukan kandidat obat Covid-19 oral yang bisa diminum di rumah. ( DSO National Laboratories)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id – Obat definitif untuk pengobatan Covid-19 saat ini belum ada yang disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Satu-satunya obat yang disetujui oleh FDA AS adalah Remdesivir. Akan tetapi, selama ini obat yang tersedia hanya diberikan secara injeksi atau infus di rumah sakit. Karena itu, peneliti Singapura menemukan kandidat obat Covid-19 oral yang bisa diminum di rumah.

Obat Remdesivir diberikan melalui infus intravena, dan oleh karena itu hanya dapat digunakan di lingkungan rumah sakit. Pakar Singapura menilai obat yang jauh lebih ideal untuk Covid-19 dan pandemi lainnya harus dalam bentuk pil yang tersedia secara luas, yang dapat diresepkan oleh dokter untuk diminum pasien di rumah.

Pusat Pengembangan Obat Eksperimental (EDDC), sebuah platform nasional di Singapura yang diselenggarakan oleh Badan Sains, Teknologi, dan Penelitian (A*STAR), membuat kemajuan dalam upaya mengembangkan obat semacam itu. Baru-baru ini ditemukan beberapa obat molekul kecil yang terbukti efektif melawan SARS-CoV-2 dan jenis virus Korona lainnya.

Obat itu dikenal sebagai protease inhibitor, kandidat obat molekul kecil terbaru oleh EDDC yang menargetkan SARS-CoV-2 secara langsung. Secara khusus, senyawa tersebut menargetkan protease utama virus (juga dikenal sebagai 3CL protease atau disingkat 3CLpro).

EDDC bekerja sama dengan Laboratorium Nasional DSO Singapura untuk memvalidasi inhibitor 3CLpro ini dengan eksperimen virus hidup di fasilitas BioSafety Level 3 DSO. Hasil telah menunjukkan bahwa senyawa tersebut sangat kuat dan selektif.

Mereka juga aktif melawan panel virus Korona lainnya. Dalam studi ini, inhibitor 3CLpro EDDC juga dibandingkan dengan kandidat obat pesaing lainnya yang sedang dikembangkan untuk target yang sama. Memang, senyawa EDDC saat ini dalam tahap praklinis dan studi klinis pada manusia belum dimulai.

Laboratorium Nasional DSO Singapura berharap untuk mengeluarkan lisensi atau mengembangkan bersama seri utama penghambat 3CLpro dengan mitra yang dapat mempercepat pengembangan senyawa dan untuk pasien. Dengan melakukan itu, mereka berharap untuk membuat obat Covid-19 yang efektif dan bisa diminum di rumah. (jpc/jm)

  • Dipublish : 13 Agustus 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami