Anggota Jaringan MIT, Pelaku Penembakan Polisi di Poso Dilumpuhkan

Kapolda Sulteng Irjen Syafril Nursal meninjau tempat terjadi kontak tembak dengan kedua pelaku (meninggal dunia) di wilayah Gunung Pobai, Kelurahan Kayamanya, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (15/4). (Feri Timparosa/Antara)
Kapolda Sulteng Irjen Syafril Nursal meninjau tempat terjadi kontak tembak dengan kedua pelaku (meninggal dunia) di wilayah Gunung Pobai, Kelurahan Kayamanya, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (15/4). (Feri Timparosa/Antara)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

POSO,- Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menegaskan, dua pelaku penyerang polisi yang bertugas pengamanan salah satu bank di Kabupaten Poso adalah kelompok sipil bersenjata jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

”Iya betul, pelakunya itu Muis Fahron alias Abdulah, kemudian Ali Darwin alias Gobel DPO, melakukan amaliah dengan sasaran anggota kepolisian yang jaga Bank Syariah Mandiri Poso,” kata Kabid Humas Polda Sulteng Kombespol Didik Supranoto seperti dilansir dari Antara pada Rabu (15/4).

Didik menyatakan, kedua terduga pelaku berhasil dilumpuhkan aparat gabungan saat terjadi kontak tembak dengan kedua pelaku di jalan lingkar daerah Kayamaya, Kabupaten Poso. ”Kedua pelaku berhasil dilumpuhkan dan MD (meninggal dunia, Red), waktu terjadi kontak senjata dengan kedua pelaku di sekitar jalan lingakar wilayah Kayamaya, sekitar jam 12 sampai jam satu,” ujar Didik.

Didik menjelaskan, saat ini, jasad kedua terduga pelaku masih berada di Kabupate Poso, Sulawesi Tengah. ”Mayat masih di Poso, belum ada informasi dari anggota di lapangan,” terang Didik.

Baca Juga: Personil Polisi Penjaga Bank Mandiri Syariah di Poso Ditembak OTK

Sebelumnya, diberitakan seorang anggota kepolisian yang bertugas menjaga keamanan di salah satu bank di Kabupaten Poso, Sulteng mengalami luka, setelah diserang oleh orang tak dikenal (OTK) pada Rabu (15/4) pagi. Berdasar informasi, OTK tersebut menyerang sejumlah aparat yang berjaga di bank tersebut.

Menurut pihak kepolisian, belum diketahui apa motif penyerangan itu. Dalam video yang tersebar di media sosial, terlihat sempat terjadi baku tembak antara pelaku dan aparat kepolisian. ”Informasinya sedemikian, ada anggota kami terluka, katanya kena tembak atau kena bacok. Nanti kami beri keterangan lagi. Saat ini masih di TKP,” ujar Didik.

Iksan Panti, salah satu warga Kabupaten Poso yang berada di lokasi kejadian, baku tembak tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 Wita. OTK yang terlibat baku tembak dengan aparat kepolisian itu berjumlah dua orang, dengan berboncengan menggunakan motor. ”Ada dua orang langsung kabur,” ujar Iksan. (jp)

  • Dipublish : 15 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami