Antam Meroket Rp 12.000 Per Gram

ILUSTRASI emas Antam. (Frizal/Jawapos)
ILUSTRASI emas Antam. (Frizal/Jawapos)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Harga logam mulia emas dunia hari ini melonjak. Ini terjadi seiring dengan pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan negosiasi baru stimulus fiskal USA yang mendorong investor membeli emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot naik 1 persen menjadi USD 1.912,22 per ounce dan menguat 0,7 persen secara mingguan pada pekan ini. Sementara harga emas di pasar berjangka AS naik 1,2 persen menjadi USD 1.917,90.

Analis Independen Robin Bhar mengatakan, emas kembali bergerak karena stimulus besar dari Federal Reserve AS dan pemerintah. Jika itu terus berlanjut, maka akan akan mendorong penguatan emas.

“Perputaran apakah kita akan mendapatkan stimulus atau tidak tampaknya mempengaruhi harga emas,” ujarnya, Sabtu (10/10).

Sementara, Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin melanjutkan pembicaraan mengenai rencana stimulus fiskal virus Covid-19, setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan negosiasi awal pekan ini.

Sedangkan Dolar jatuh terhadap para pesaingnya, di tengah meningkatnya spekulasi bahwa Joe Biden akan keluar sebagai pemenang dalam pemilihan presiden AS dan mungkin menawarkan lebih banyak pos stimulus.

Adapun logam mulia lainnya, seperti perak naik 1,7 persen menjadi USD 24,24 per ounce. Platinum naik 1,6 persen menjadi USD 875,80 dan paladium naik 1,3 persen menjadi USD 2.401,99.

Mengutip emas batangan milik Antam hari ini melesat naik Rp 12.000 ke level Rp 1.019.000 per gram. Sedangkan harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini juga naik Rp 15.000 menjadi Rp 913.000 per gram. (jp)

  • Dipublish : 10 Oktober 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami