Antipasi Penyebaran Korona, Negeri Jiran Lacak Lima Ribu Warganya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA- Pihak berwenang Malaysia bergerak sigap mencegah dampak penularan virus korona (covid-19). Saat ini sedang melacak sekitar 5.000 warga di seluruh negeri tersebut, yang diyakini punya kemungkinan tertular virus korona di sebuah acara masjid di pinggiran Kuala Lumpur. Hal itu terungkap dari pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan setempat pada Rabu (11/3).

Pelacakan kontak itu diluncurkan setelah negara tetangga Malaysia, Brunei, melaporkan kasus pertama infeksi virus korona pada Selasa (10/2).

Kasus di Brunei itu menimpa seorang pria berusia 53 tahun, yang sebelumnya menghadiri acara di masjid tersebut antara 27 Februari dan 1 Maret, tulis kementerian kesehatan Malaysia dalam pernyataan itu seperti dilansir Antara dari Reuters. “Berdasarkan informasi awal, acara keagamaan itu dihadiri oleh sekitar 10.000 orang dari beberapa negara, termasuk Malaysia,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah. “Kementerian Kesehatan meminta semua orang yang hadir pada acara itu bekerja sama dengan para petugas kesehatan untuk memastikan bahwa COVID-19 tidak terus menyebar di kalangan masyarakat,” imbuhnya.

Pada Rabu (11/3),  di negeri yang beribukota di Kuala Lumpur itu dilaporkan ada 20 kasus baru infeksi virus korona, sehingga jumlah keseluruhan mencapai 149.

Kabinet baru di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, yang pada Rabu menggelar sidang pertama, menerapkan larangan masuk bagi semua warga dari Iran, Italia dan Korea Selatan terkait wabah corona di ketiga negara tersebut. ’’Warga Malaysia yang kembali dari Iran, Italia dan Korea Selatan akan dikarantina selama 14 hari,’’ kata Menteri Kesehatan Adham Baba. (*)

  • Dipublish : 11 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami