Antisipasi Lonjakan PHK akibat Korona, Peluncuran Kartu Pra kerja Dipercepat

Ilustrasi Kartu Pra Kerja
Ilustrasi Kartu Pra Kerja
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JaringanMedia.co.id, JAKARTA – Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mengungkapkan bahwa Kartu Pra Kerja akan rilis pada pekan ini, tepatnya Jumat (20/3). Hal ini dilakukan seiring dengan permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Khusus program Kartu Pra Kerja, pak Presiden sudah menyampaikan untuk mempercepat implementasinya, kalau tadinya beberapa minggu lalu kita percepat menjadi akhir maret, pak Presiden minta dipercepat lagi minggu ini, jadi mudah2an jumat kita bisa soft launching program Kartu Pra Kerja,” ungkap Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono di Jakarta, Selasa (17/3).

Dia juga menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan proses untuk menunjuk Project Management Office (PMO). Diharapkan, dengan begitu launching pada minggu ini dapat terlaksana.

“Hari ini kita akan proses PMO-nya siapa saja. Kami akan mendorong agar kartu prakerja akan launching akhir minggu ini,” terangnya.

Untuk masa percobaan, pihaknya akan mencoba di tiga lokasi, khususnya yang terdampak akibat Covid-19, seperti Bali, Kepulauan Riau dan Sulawesi Utara. Kemudian, pihaknya juga akan bekerjasama dengan para digital platform mendukung program tersebut.

“Kita lihat di 3 daerah itu karena kan mereka bekerja sama dengan lembaga pelatihan, setelah di 3 tempat paling terdampak ini 3 berikutnya adalah Jawa Timur, Jawa Barat dan DKI Jakarta yang memang pasti pencari kerjanya banyak, angkatan kerjanya banyak,” kata dia.

Harapannya, Kartu Pra Kerja ini dapat menjadi salah satu solusi atas pemberhentian kerja (PHK) di beberapa sektor pariwisata yang terkena dampak virus tersebut.

“Nanti teman-teman yang di PHK bisa apply kursus pelatihan pra kerja sehingga wallaupun posisinya kena PHK tapi bisa upgrade kompetensi sehingga bisa mendapatkan pekerjaan yang baru yang lebih baik atau berwirausaha,” jelasnya. (jp/jm)

  • Dipublish : 18 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami