Antisipasi Virus Korona, Garuda Hentikan Rute Penerbangan Tiongkok

Ilustrasi pesawat milik Garuda Indonesia (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Ilustrasi pesawat milik Garuda Indonesia (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Arahan pemerintah untuk menghentikan penerbangan dari dan menuju Tiongkok ditindaklanjuti Garuda Indonesia. Maskapai pelat merah itu juga memastikan menunda sementara rute penerbangan Tiongkok. Seperti diberitakan, kebijakan pemerintah untuk mencegah meluasnya dampak virus Korona akan berlaku mulai Rabu (5/2) hingga waktu yang belum ditentukan.

Penundaan sementara tersebut melingkupi layanan penerbangan dari dan menuju beberapa kota di Tiongkok. Mulai dari Beijing, Shanghai, Guangzhou, Zhengzhou dan Xi’an. Saat ini, Garuda Indonesia melayani sebanyak 30 fekuensi penerbangan setiap minggunya ke Tiongkok.

Sementara, penerbangan dari dan menuju Hongkong masih dilayani dengan pengawasan penuh bersama dengan otoritas terkait. Arahan pemerintah untuk saat ini, memang untuk menghindari mainland Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan, penundaan sementara penerbangan dari dan ke Tiongkok tersebut demi keselamatan. Tidak hanya untuk keselamatan penumpang dan awak pesawat, tetapi juga keselamatan penerbangan. Garuda, katanya, punya perhatian untuk mengantisipasi penyebaran virus Korona.

“Garuda Indonesia terus memantau situasi terkini. Kami mengambil tindakan yang diperlukan termasuk memberikan informasi terbaru. Terutama, terkait tindak lanjut layanan operasional penerbangan”, ujarnya dalam keterangannya, Senin (3/1).

Melalui penundaan sementara penerbangan ke Tiongkok, Garuda Indonesia memberlakukan kebijakan khusus untuk reschedule dan reroute. Bagi pelanggan yang sudah terlanjut memiliki untuk terbang dari atau menujuk Tiongkok, akan dipermudah untuk mengubah tanggal atau rute penerbangan. (jp)

  • Dipublish : 3 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami