Antisipasi Virus Korona, Jokowi: Belajar, Bekerja, dan Ibadah di Rumah

Presiden Jokowi. Foto: Ricardo/JPNN.com
Presiden Jokowi. Foto: Ricardo/JPNN.com
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, JAKARTA, – Presiden Joko Widodo dengan tegas mengeluarkan berbagai keputusan untuk menahan penyebaran jumlah kasus pasien virus Korona jenis baru di tanah air. Sudah 117 kasus positif virus korona di Indonesia. Maka Jokowi meminta semua daerah mematuhi protokol kewaspadaan.

Semua lembaga pendidikan seperti sekolah dan kampus diminta ditutup. Bekerja pun harus dilakukan dari rumah. Begitu juga beribadah, diminta dilakukan di rumah.

“Berdasarkan status daerah itu dibantu jajaran Polri untuk terus lakukan langkah-langkah efektif dan efisien. Membuat kebijakan tentang proses belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa. Dan AS bekerja dari rumah dengan online. Dan tunda kegiatan peserta dalam jumlah besar,” katanya dalam konferensi pers, Minggu (15/3).

Pihaknya meminta semua rumah sakit meningkatkan pelayanan dan pengobatan kasus-kasus infeksi. Dan peningkatan kapasitas RS swasta dan bekerja sama dengan lembaga riset dan perguruan tinggi bersama Kementerian Kesehatan.

“Dengan kondisi ini saatnya kita kerja dari rumah. Belajar dari rumah. Ibadah di rumah. Ini saatnya bekerja bersama-sama. Saling tolong menolong. Bersatu padu. Gotong royong. Kita ingin ini jadi gerakan masyarakat agar masalah COVID-19 bisa tertangani maksimal,” jelasnya.

Dia meminta semua rakyat kompak dan bahu membahu untuk mematuhi semua protokol. Dan tetap tenang serta tak panik.

“Terakhir, kepada seluruh rakyat Indonesia. Tetap tenang. Tak panik. Tetap produktif, dan tingkatkan kewaspadaan,” tutupnya. (jp)

  • Dipublish : 15 Maret 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami