Antisipasi Virus Korona, Menkeu Minta Kementerian Percepat Belanja

Menkeu Sri Mulyani (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Pemerintah terus mencermati perkembangan dampak virus Korona yang dapat mempengaruhi perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani pun tidak tinggal diam.

Sri Mulyani menjelaskan, wabah virus Korona yang terjadi di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pastinya ikut memukul ekonomi negara tersebut. Namun, efek dominonya akan mempengaruhi perekonomian kawasan Asia termasuk Indonesia.

“Jadi apabila perekonomian di Tiongkok terpengaruh cukup signifikan akibat Coronavirus, maka pengaruhnya tak hanya di dalam Tiongkok sendiri tapi terhadap tapi juga kepada dunia juga akan sangat besar,” jelasnya.

Menurutnya, kementerian lain dan lembaga di bawahnya diminta untuk memaksimalkan anggaran belanja yang dapat menggenjot perekonomian dalam negeri. ”Terutama yang bisa dieksekusi secara cepat, dan langsung memengaruhi masyarakat,” ucapnya.

Sri Mulyani mencontohkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang sudah melakukan belanja cukup besar pada bulan Februari 2020. Begitu juga dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia.

“Termasuk belanja dana desa. Dana desa yang sudah kita cairkan untuk lebih dari 1.490 desa. Ini lebih tinggi dibanding tahun lalu bulan Februari, yang pencairannya hanya Rp 317 miliar,” ungkapnya.

Sementara, dari sisi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga akannya melakukan pencairan langsung kepada rekening sekolah.

Langkah percepatan penyerapan belanja negara tersebut dipakukan dalam rangka pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Agar seluruh anggaran pemerintah yang sudah ada di dalam APBN, bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan berputar sehingga mendorong perekonomian di Indonesia,” tutupnya. (jp)

  • Dipublish : 12 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami