Area Observasi Pulau Sebaru Dipasangi CCTV dan Jaringan Komunikasi

Pangkogabwilhan Laksamana Madya TNI Yudo Margono saat memimpin upacara pelepasan satgas bantuan kemanusiaan ke Pulau Sebaru. (Istimewa)
Pangkogabwilhan Laksamana Madya TNI Yudo Margono saat memimpin upacara pelepasan satgas bantuan kemanusiaan ke Pulau Sebaru. (Istimewa)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal pesiar World Dream akan diobservasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Jakarta. Meskipun terletak di pulau tak berpenghuni, TNI memastikan lokasi ini layak untuk dijadikan tempat obervasi virus korona.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan, fasilitas pendukung sudah disiapkan di Pulau Sebaru. Area observasi sudah dilengkapi oleh CCTV.

“Ini sudah kita gelar komunikasi di sana, baik dari tempat ruangannya itu bahkan kita juga pasang CCTV,” kata Yudo di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (26/2).

Sementara itu untuk aspek komunikasi pun tidak perlu dikhawatirkan. TNI bersama kementerian dan lembaga terkait sudah menggandeng salah satu provider untuk penyediaan sinyal seluler di lokasi tersebut. Dengan begitu, WNI maupun petugas yang berada di area observasi tidak ada terisolasi.

“Komunikasi kemarin dari Telkomsel sudah digelar di sana. Jadi bisa dilaksanakan komunikasi,” imbuh Yudo.

Fasilitas tempat tinggal untuk 14 hari masa observasi pun dipastikan layak. Di Pulau Sebaru sendiri sudah ada sejumlah bangunan yang bisa dimanfaatkan untuk proses observasi.

“Fasilitas gedung eks cottage. Jadi sudah ada ruangan-ruangannya. Sudah kita siapkan,” pungkas Yudo.

Sebelumnya, Kogabwilhan melepas Satgas bantuan kemanusiaan untuk membantu observasi WNI dari kapal World Dream di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Jakarta. Pelepasan dipimpin langsung oleh Pangkogabwilhan Laksamana Madya TNI Yudo Margono.

Yudo mengatakan, observasi di Pulau Sebaru memiliki konsep hampir sama dengan yang dilakukan di Natuna beberapa waktu lalu. Hanya tempatnya saja yang berbeda. Satgas diberangkatkan dengan KRI Banda Aceh.

Yudo menuturkan, WNI dari kapal World Dream akan ditransfer ke KRI Soeharso (SHS) di perairan Bintan, Kepulauan Riau pada pukul 10.00 WIB tadi. Setelah itu sekitar pukul 14.00 WIB KRI akan langsung bertolak ke Pulau Sebaru.

“Harapannya kita hari Jumat mereka sudah datang di Sebaru kurang lebih jam 16.00 nanti akan kita transfer ke darat. Kita laksanakan tindakan observasi seperti yang kemarin kita laksanakan di Lanud Saden Sajad,” imbuhnya. (jp)

  • Dipublish : 26 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami