AS Tawarkan 10 Juta Dolar untuk Tangkap Pentolan Hizbullah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

WAHSINGTON – Amerika Serikat menawarkan 10 juta dolar bagi yang memberikan informasi terkait keberadaan Sheikh Mohammad al-Kawtharani, seorang komandan militer senior kelompok Hizbullah di Irak. Al-Kawtharani merupana rekan dari almarhum Jenderal Iran Qassem Soleimani telah dibunuh dalam serangan pesawat tak berawak AS di Baghdad pada bulan Januari.

Departemen Luar Negeri AS menuding Kawtharani telah mengambil alih beberapa koordinasi politik kelompok-kelompok paramiliter Iran yang sebelumnya diorganisir oleh Qassem Soleimani. “Dalam kapasitas ini, ia memfasilitasi tindakan kelompok-kelompok yang beroperasi di luar kendali Pemerintah Irak yang telah dengan keras menekan protes, menyerang misi diplomatik asing, dan terlibat dalam kegiatan kriminal terorganisir yang tersebar luas,” katanya dalam sebuah pernyataan dikutip Reuters, Sabtu (11/4).

Departemen Luar Negeri mengatakan pihaknya menawarkan jumlah uang untuk yang memberikan informasi tentang kegiatan, jaringan, dan rekan Kawtharani.

Kawtharani dicap sebagai teroris global oleh Amerika Serikat pada 2013, dituduh mendanai kelompok-kelompok bersenjata di Irak dan membantu mengangkut pejuang Irak ke Suriah untuk bergabung dalam upaya menggulingkan Presiden Bashar al-Assad.

Reuters melaporkan pada bulan Februari bahwa menurut dua sumber Irak dan seorang pemimpin senior Muslim Syiah Irak, Kawtharani untuk saat ini dipandang sebagai sosok yang paling tepat untuk mengarahkan milisi Irak sampai seorang pengganti Iran yang permanen dapat dipilih, walaupun ia tidak memiliki pengaruh seperti Soleimani. .

“Kawtharani memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok milisi,” kata pemimpin Syiah itu “Dia dipercaya oleh Soleimani, yang dulu bergantung dan memanggilnya untuk membantunya dalam krisis dan dalam pertemuan di Baghdad,” katanya. (dal/fin)

  • Dipublish : 12 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami