Balas Dendam, Iran Luncurkan Rudal Blastik ke Dua Pangkalan Militer Amerika Serikat

Kantor berita Pemerintah Suriah, Sana, yang mengutip sumber militer, melaporkan pertahanan udara telah menangkis serangan rudal Israel di T4 (Foto: AP)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

TEHERAN- Iran mulai balas dendam atas kematian Jenderal Qassem Soleimani dengan meluncurkan sejumlah rudal blastik ke dua pangkalan militer milik Amerika Serikat (AS) di Irak. Pentagon menandai, serangan Iran kali ini paling siginifika dalam konflik yang berkembang dengan Amerika Serikat

Pangkalan udara al-Asad di Irak barat, yang menampung beberapa tentara Amerika, terkena setidaknya enam roket pada Rabu (8/1) tengah malam waktu setempat.

Dilansir Washingtonpost, Sekretaris pers Gedung Putih Stephanie Grisham mengatakan, para pejabat mengetahui laporan serangan terhadap fasilitas AS di Irak, dan menambahkan bahwa Presiden Trump memantau situasi itu dengan cermat.

Pentagon menganggap penggunaan rudal balistik sebagai salah satu dari tiga kemampuan inti Iran

Dalam briefing yang diadakan pada bulan November, seorang analis pertahanan senior yang berfokus pada Iran mengatakan kepada wartawan di Pentagon bahwa rudal merupakan komponen utama dari pencegah strategis Teheran.

“Karena tidak memiliki angkatan udara modern, Iran telah memeluk rudal balistik sebagai kemampuan serangan jarak jauh untuk mencegah musuh-musuhnya menyerang Iran,” kata pejabat itu,

“Iran juga memiliki kekuatan rudal terbesar di Timur Tengah, dengan inventaris besar rudal balistik jarak dekat, rudal balistik jarak pendek dan rudal balistik jarak menengah yang dapat menyerang sasaran di seluruh wilayah sejauh 2.000 kilometer jauhnya.”

Pentagon menilai bahwa Iran akan mengerahkan semakin banyak “rudal balistik yang lebih akurat dan mematikan.

Sebelumnya, para pemimpin Iran meningkatkan seruan balas dendam pada Selasa kemarin, terhadap Amerika Serikat pasca pemakaman jenazah Soleimani.

Proses pemakaman Solaimani dihadiri jutaan warga Iran pada Selasa kemarin. Hingga dilaporkan sekitar 35 orang tewas karena terinjak-injak. (fin).

  • Dipublish : 8 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami