Banjir Wajo, Petani Rugi Rp5 Miliar

Ilustrasi
Ilustrasi
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

SENGKANG – Banjir melanda Kabupaten Wajo menimbulkan kerugian besar. Kerugian petani mencapai Rp5 miliar.

Warga Desa Tanrongi Kecamatan Pitumpanua, Sape mengatakan banjir kiriman dari Kabupaten Sidrap dan Luwu melanda Sabtu, 6 Juni kemarin. Berdampak parah kepada petani.

“Airnya sudah surut. Namun dampaknya masih ada.

Ribuan hektare sawah di Pitumpanua terancam mati khususnya di Desa Tanrongi,” ujarnya kemarin.

Di Desa Tanrongi, petani baru mulai menanam padi sekitar akhir April. Padi yang baru berumur sebulan itu diperkirakan mati. Alhasil petani menjerit, merugi. Ia pun berharap pemerintah, menyalurkan bantuan pasca bencana banjir itu. Bantuan benih sangat diharapkan para petani. “Supaya petani cepat kembali menanam padi,” harapnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Wajo, Muhammad Ashar, tak menampik hal itu. Bahkan diakuinya, seluas 7.461 Hektare (ha) pesawahan, terdampak disejumlah kecamatan di Wajo sejak pertengahan Mei lalu. “Estimasi kerugian petani bisa sampai Rp5 miliar,” akuinya.

Dia merincikan, total sawah terendam itu terbagi di Pitumpanua 5.118 ha, Belawa 2.179 ha, Keera 69 ha, Sajoangin 35 ha, Majauleng 50 ha dan Bola 10 ha. “Terparah di Pitumpanua, akibat dampak banjir kiriman kemarin,” tuturnya.

Terkait bantuan benih padi. Kata Ashar, tengah diusahakan. Namun data riil sawah petani yang terdampak harus dipastikan kembali.

“Belum kita usulkan. Tetapi saya sudah komunikasi staf khusus Kementrian Pertahanan. Alhamdulillah merespon. Cuma kita tunggu lagi data riil assessment,” kuncinya.

Sementara untuk di sektor perikanan, Kadis Perikanan Wajo, Nasfari menyampaikan, sebanyak 146 pembudidaya ikan dari Takkalalla, Bola, Sajoangin, Keera, Penrang dan Pitumpanua. Tambak ini terdampak bencana banjir sejak 19 Mei.

“Totalnya 958 ha luas lahan tambak. Kalau kerugian Rp8,7 miliar,” tutupnya. (man/dir/fin)

  • Dipublish : 10 Juni 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami