Bantimurung Masuk Daftar Lokasi Wisata Alam Unggulan Indonesia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAROS — Dari 45 lokasi wisata alam yang ditetapkan sebagai wisata alam unggulan Indonesia, salah satu di antaranya ada Taman Wisata Alam Bantimurung Kabupaten Maros.

Hal ini tertuang dalam daftar 45 lokasi Wisata Alam Unggulan Indonesia dari 34 Provinsi yang telah ditetapkan sebagai komponen Taman Wisata Dunia.

Daftar ini dirilis World Tourism Park Foundation pada 1 Agustus 2019 lalu. Ditandatangani oleh Founder dan CEO World Tourism Park Foundation, Daniel Kumendong.

Dalam daftar disebutkan bahwa 45 lokasi wisata alam unggulan Indonesia itu diikutsertakan sebagai peserta ajang “New 9 Wonderful of Indonesia” untuk masa 2020-2021.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Maros, Muhammad Ferdiansyah mengatakan, dengan ditetapkannya Bantimurung sebagai salah satu daerah wisata unggulan di Indonesia merupakan satu hal yang membanggakan.

Olehnya itu, dia berharap agar hal itu bisa meningkatkan kunjungan wisata di Maros, khususnya di Bantimurung.

“Tentunya dengan meningkatnya tingkat kunjungan dari luar secara tidak langsung mampu meningkatkan kesejahteraan warga setempat,” ungkapnya.

Diakui Ferdy guna meningkatkan pelayanan dan memanjakan para pengunjung, pihaknya terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pendukung yang ada di objek-objek wisata di Maros. Khususnya di Bantimurung yang sudah direkomendasikan sebagai objek wisata unggulan Indonesia.

Tak hanya itu kata Ferdy, pihaknya juga akan meningkatkan kerja sama dengan semua pendukung pariwisata seperti PHRI, ASITA, PHI dan seluruh unsur yang terkait dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pariwisata di Kabupaten Maros.

“Karena dengan menjadi daerah wisata unggulan Indonesia, pemerintah pusat memberikan bantuan untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Maros,” katanya.

Terpisah, Ketua DPRD Maros, AS Chaidir Syam mengaku mengapresiasi masuknya Bantimurung dalam daftar 45 lokasi Wisata Alam Unggulan Indonesia sebagai komponen Taman Wisata Dunia.

Menurutnya hal ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dalam pengelolaan objek wisata. “Pemerintah daerah, termasuk DPRD Maros akan lebih meningkatkan pengembangan wisata Bantimurung. Apalagi selama ini pariwisata menjadi salah satu sektor penting dalam pembangunan di Maros,” pungkasnya. (rin)

 

Sumber: fajar.co.id

  • Dipublish : 3 Agustus 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami