Banyak PAW di 2020

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Lembaga Penyelenggara Pemilu memprediksi potensi Pergantian Antar Waktu (PAW) dalam jumlah besar bakal terjadi pada tahun depan. Hal tersebut merupakan imbas dari penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Banyak anggota dewan yang disinyalir ikut maju sebagai calon kepala daerah. Sesuai aturan, wakil rakyat itu harus meninggalkan jabatannya. Baik di DPR, DPD maupun ataupun DPRD.

“Perlu diingat tahun depan ada 270 daerah yang menyelenggarakan Pilkada. Biasanya sumber rekrutmen calon berasal dari anggota dewan,” ujar anggota KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi di Jakarta, Kamis (31/10).

Dia meminta jajaran KPU di daerah menyiapkan diri mengantisipasi terjadinya proses PAW tersebut. Salah satunya dengan memperkuat pemahaman akan prosedur, kelengkapan administrasi serta ketepatan waktu. “Tiga prinsip ini yang harus dipegang teman-teman agar tidak terjadi kesalahan,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikkan anggota KPU RI lainnya, Evi Novida Ginting Manik. Dia meminta jajarannya taat akan aturan PAW. Tujuannya agar terhindar dari masalah di kemudian hari. Evi mengatakan penanganan PAW jangan dianggap ringan. Karena jika keliru menyikapi bisa mengakibatkan sanksi.

Evi meminta jajaran KPU daerah mempedomani aturan PAW secara menyeluruh. Yang terpenting, tidak ikut terlibat pada konflik atau sengketa di tubuh partai politik. “Kita harus bisa menempatkan posisi sebagai penyelenggara pemilu,” tuturnya.

Dia memastikan masa penggantian anggota dewan sudah diatur. Tindak lanjut dari permohonan PAW harus segera dilaksanakan tanpa perlu menunggu batas akhir pengganti. “Jangan menunggu lima hari. Itu paling lama. Kalau selesai dua hari, ya sudah jangan lama-lama. Merespon dengan cepat. Jangan ditambah, jangan dikurangi,” tukasnya.

(khf/fin/rh)

  • Dipublish : 1 November 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami