Barcelona vs Leganes: Tim Figuran Siap Tempur!

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BARCELONA – Tugas Barcelona mengejar ketertinggalan dari pemuncak klasemen Real Madrid belumlah tuntas. Gelaran La Liga pun masih panjang. Ada 16 jornada lagi yang tersisa. Pada pekan ke-23, Blaugrana akan menghadapi lawan tangguh, Levante.

Pada pertemuan pertama, Lionel Messi dan kolega dibuat tak berdaya 1-3 di Ciudad de Valencia, kandang Levante, Sabtu (6/11/2019) lalu. Levante menjadi momok baru bagi Blaugrana.

Kekalahan itu menghancurkan rekor lima kali winning streak. Pekan depan, keduanya kembali bertemu dan tentunya menjadi pekan yang berat untuk menguji konsistensi anak asuh Quique Setien.

Namun sebelum itu, Les Cules wajib melakoni laga babak 16 besar Copa Del Rey, menghadapi tim juru kunci, Leganes, dini hari nanti. Melihat lawannya yang tidak sekuat Levante, Azulgrana diprediksi akan menerjunkan skuad lapis kedua. Sejumlah pemain bintang kemungkinan bakal disimpan untuk melawan Levante.

Sebagai gantinya, Barca masih memiliki pemain-pemain berkualitas yang minim jam terbang. Talenta-talenta muda seperti Frenkie de Jong, Riqui Puig dan Ansu Fatii diprediksi akan tetap dimainkan demi menyeimbangan tim di pertandingan nanti.

Kendati demikian, suporter Barcelona masih ragu atas racikan Setien. Ya, formula pelatih eks Real Betis iru masih jauh dari sempurna. Melawan dua tim yang notabene jauh lebih lemah, Barcelona cuma menang tipis.

Apalagi melawan tim kuat, seperti Valencia, mereka tak berdaya. Pada llaga terakhir, klub berlogo kelelawar Mestalla mengunci kemenangan 2-0 atas Blaugrana.Barcelona yang kini jadi lemah. Setien perlu segera mencari solusinya.

Menurunkan tim pelapis menjadi hal yang masuk akal. Ajang Copa Del Rey menjadi jeda para pemain pilar menjalani pemusatan latihan. “Kami masih hati-hati dalam mencari solusi,” ujar Setien mengenai kekalahan Barcelona dari Valencia, dikutip dari Marca, Sabtu (25/1) lalu.

Kendati demikian, Leganes adalah juri kunci. Tim asal Valencia ini pernah mencatat kemenangan manis pada musim lalu. Saat itu, Leganes menang 2-1 dari Barcelona berkat dua gol kilat ala Nabil El Zhar dan Óscar Rodríguez. Konsistensi Setien pun mendapat ujian.

Sebelumnya, pandit sepakbola ESPN Gabriele Marcotti mengakui, Setien belum mampu menunjukkan kesangarannya seperti era Pep Guardiola.

Pasalnya, sang bintang Lionel Messi jarang mendapat ruang untuk melakukan pressing seperti dulu. Pemain depan lainnya pun begitu. Minggu ini, lini depan pun makin sepi setelah Luis Suarez harus absen akibat cedera.

“Bukan kapasitas saya membandingkan. Tapi apakah akan efektif jika menggabungkan Lionel Messi yang berusia 32 tahun dan Antoine Griezmann yang berusia 28 tahun? Saya tidak yakin mereka bisa melakukannya,” katanya dilansir dari ESPN.

Tanpa Luis Suarez, Barcelona kurang tajam dan kehilangan opsi di lini depan selain Lionel Messi.

“Barcelona butuh striker tipikal perebut bola. Sebut saja, Rodrigo Moreno Namun, apa Barca bersedia membayar mahal ketika Anda juga akan melakukan hal yang sama pada awal musim depan,” ucap Marcotti.

Di sisi lain, sang rival Leganes mulai bangkit. Mereka menunjukkan performa yang bagus dalam dua penampilan teranyar. Usai kalah atas Getafe dengan skor 0-3 di kandang, Los Pepineros tidak terkalahkan dan selalu mencatatkan clean sheet. (fin/tgr)

  • Dipublish : 30 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami