Bawaslu Jateng Minta Dua Sekda Patuhi Rekomendasi KASN

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Jateng Sri Wahyu Ananingsih. (Bawaslu Jateng/Antara)
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Jateng Sri Wahyu Ananingsih. (Bawaslu Jateng/Antara)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah meminta sekretaris daerah Kabupaten Semarang dan Kabupaten Sukoharjo yang maju pilkada setempat mematuhi surat rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait sanksi pelanggaran atas netralitas ASN. Surat dari KASN tersebut menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu Kabupaten Sukoharjo dan Bawaslu Kabupaten Semarang yang menelusuri adanya dugaan pelanggaran netralitas ASN.

”KASN telah mengeluarkan rekomendasi sanksi hukuman disiplin sedang kepada Agus Santosa (sekda Kabupaten Sukoharjo) dan Gunawan Wibisono (sekda Kabupaten Semarang) karena melanggar netralitas ASN,” kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Jateng Sri Wahyu Ananingsih seperti dilnasir dri Antara di Semarang pada Kamis (18/6).

Dalam surat rekomendasi yang keluar secara terpisah, KASN juga memerintahkan ASN atas nama Agus Santosa dan Gunawan Wibisono agar melaksanakan cuti di luar tanggungan negara terhitung mulai tanggal terbitnya surat tugas dari partai politik untuk mengikuti pemilihan kepala daerah agar tidak terjadi konflik kepentingan.

”Dalam proses pendalaman, bawaslu menemukan adanya pelanggaran terhadap UU ASN sehingga merekomendasikan ke KASN,” ujar Sri.

Dia mengungkapkan, KASN telah mengeluarkan rekomendasi untuk Agus Santosa berupa sanksi disiplin karena melakukan pendekatan dan pendaftaran diri sebagai Bakal Wakil Bupati Sukoharjo, membiarkan alat peraga sosialisasi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo Etik Suryani-Agus Santosa dalam bentuk baliho, spanduk, dan rontek sebanyak 668 buah di 12 Kecamatan di Kabupaten Sukoharjo. Kemudian, membiarkan kegiatan sosialisasi pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo Etik Suryani-Agus Santosa kepada masyarakat yang terdapat alat peraga sosialisasi di berbagai lokasi kegiatan antara lain, di kegiatan resmi pemerintahan Kabupaten Sukoharjo pada 26 September 2019 di Pendopo Graha Satya Praja.

Kepada Gunawan Wibisono, surat KASN Nomor R-1694/KASN/6/2020 tertanggal 12 Juni 2020, menyebut bahwa yang bersangkutan telah terbukti melakukan perbuatan melanggar netralitas ASN yaitu dengan melakukan pendaftaran sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang di enam partai politik yaitu PPP, PKS, PAN, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Nasdem. Selanjutnya, sudah mendapatkan rekomendasi dari PPP dan Partai Golkar, membiarkan 304 alat peraga sosialisasi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang Bintang Narsasi Mundjirin-Gunawan Wibisono berupa spanduk, banner dan baliho yang terpasang di berbagai lokasi di Kabupaten Semarang.

Atas surat rekomendasi KASN tersebut, Bawaslu Jateng memberikan apresiasi dan menegaskan bahwa ASN harus tetap menjaga netralitas dan tak berpolitik dalam momentum Pilkada 2020.

”Para ASN harus lebih mementingkan kepentingan publik dan pelayanan masyarakat daripada sibuk untuk melakukan sosialisasi diri untuk meraih kekuasaan politik,” ujar Sri.

Selain dua ASN tersebut, KASN juga sudah mengeluarkan rekomendasi kepada puluhan ASN lain di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jateng. (jp)

  • Dipublish : 18 Juni 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami