Begini Pasien Covid-19 Bisa Sembuh

Ilustrasi
Ilustrasi
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BANYUMAS – Sampai hari ini di Bajnyumas ada sebayak 161 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari pasien tersebut sebanyak 124 dinyatakan sembuh. Kalangan masyarakat banyak yang bertanya bagaimana pasien Covid-19 bisa sembuh.

Hal ini dijelaskan Bupati Banyumas Achmad Husein. Menurut dia, untuk pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) bisa sembuh sendiri. Meski demikian dalam masa karantina OTG ini tetap diberi asupan makanan bergizi serta vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas dan ditambah olahraga. “OTG ini bisa sembuh sendiri. Namun tetap kami amankan dan di karantina agar tidak menular ke orang lain yang imunitasnya rendah,” kata dia seperti dikutip dari Radar Banyumas (Fajar Indonesia Network Grup).

Sementara untuk pasien dengan penyakit penyerta akan dilakukan pengobatan di rumah sakit. Dia menerangkan gejala klinis orang yang terinfeksi COVID-19 umumnya gejala ringan. Kasus kematian lebih banyak dialami oleh orang tua dan juga orang yang telah memiliki penyakit kronis sebelumnya.

Selama virus COVID-19 hanya menginfeksi saluran pernapasan atas, gejala yang ditimbulkan biasanya seperti gejala influenza. Namun yang dikhawatirkan apabila infeksi virus COVID-19 telah mencapai paru-paru yang bisa menyebabkan pneumonia, membuat organ tersebut mengeras dan menyulitkan pasien untuk bernapas.

Husein menjelaskan pada dasarnya sifat virus adalah self limiting disease yaitu bisa sembuh dengan sendirinya. Artinya, penyakit tersebut bisa disembuhkan hanya dengan daya tahan tubuh pasien yang meningkat.

Selain itu, Husein menjelaskan bahwa para dokter merawat pasien COVID-19 dengan terapi simptomatik, atau mengobati gejala yang muncul dari penyakit COVID-19. “Mengobati gejalanya, melakukan terapi untuk memberikan dukungan terhadap kelainan yang ditimbulkan, dengan obat-obatan tentunya dan juga diberi vitamin,” kata dia.

Jika pasien mengalami sakit kepala maka akan diberikan obat parasetamol, sementara jika pasien mengalami sesak napas akan diberikan respirator oksigen untuk membantunya bernapas.

Sementara orang dinyatakan benar-benar sembuh dari penyakit COVID-19 apabila dalam dua kali pemeriksaan laboratorium pasien dinyatakan negatif terjangkit virus yang bernama resmi SARS-CoV 2 tersebut. (ali/fin)

  • Dipublish : 28 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami