Belasan Jamaah Umrah Indonesia Positif Corona

FOTO: DOK TERDAMPAK CORONA: Jemaah melakukan Tawaf al-Ifada, pada puncak peziarahan haji tahunan di Masjidil Haram di kota suci Mekkah, Arab Saudi. Merebaknya Virus Corona, berdampak pada penghentian sementara ibadah Umrah, dan ini pun dikhawatirkan menghalangi tahapan ibadah Haji musim 2020.
FOTO: DOK TERDAMPAK CORONA: Jemaah melakukan Tawaf al-Ifada, pada puncak peziarahan haji tahunan di Masjidil Haram di kota suci Mekkah, Arab Saudi. Merebaknya Virus Corona, berdampak pada penghentian sementara ibadah Umrah, dan ini pun dikhawatirkan menghalangi tahapan ibadah Haji musim 2020.
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

MEKAH – Sedikitnya 13 jamaah umrah asal Indonesia dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (Covid-19) di Arab Saudi. Ke tiga belas jamaah tersebut saat ini tengah menjalani karantina mandiri.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama, HM Arfi Hatim menjelaskan, 13 jemaah yang positif Covid-19 berasal dari dua kelompok terbang (kloter).

Rinciannya, delapan jemaah dari kloter pertama serta lima jemaah dari kloter kedua. Sedangkan jemaah dari kloter ketiga sejauh ini semuanya dinyatakan negatif Covid-19.

“Artinya memang secara keseluruhan ada 13 orang jemaah kita yang terkonfirmasi positif dan dilakukan PCR swab di Arab Saudi,” kata Arfi Dalam dialog bertajuk “Umrah Aman saat Pandemi” yang disiarkan melalui Youtube BNPB, dikutip Kamis (12/11/2020).

Arfi menambahkan, para jemaah umrah yang dinyatakan positif Covid-19 tengah menjalani isolasi mandiri sambil menunggu tes swab ulang. Adapun kebutuhan sehari-hari seperti makan dan advokasi ditangani oleh penyelenggara umrah dan Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

“Kementerian Kesehatan Arab Saudi dan penyelenggara umrah sudah melakukan proses isolasi, sambil menunggu waktu nanti dilakukan swab tes ulang, mudah-mudahan hasilnya negatif,” terangnya.

Arfi menuturkan, bahwa laporan tersebut akan menjadi masukan bagi otoritas penyelenggara haji dan umrah di Indonesia saat mengevaluasi kegiatan di tengah pandemi Covid-19. Mereka juga akan memastika para jemaah umrah pulang ke Indonesia dalam keadaan sehat.

“Sebelumnya kita sudah membuat mitigasi dengan mempertimbangkan segala risiko terburuk, inilah kemudian yang harus kita evaluasi. Kita harap jemaah yang berangkat dalam kondisi sehat, pulang juga sehat,” lanjutnya.

Dapat diketahui, Pemerintah Arab Saudi kembali membuka umrah di tengah pandemi Covid-19 bagi jemaah internasional sejak 1 November lalu.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Haji dan Umrah Saudi memberlakukan persyaratan dan protokol kesehatan ketat bagi calon jemaah umroh antara lain tes PCR 72 jam sebelum berangkat, serta harus karantina mandiri selama 3 hari setelah tiba di Saudi. (der/fin)

  • Dipublish : 13 November 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami