Bergwijn, The Next Kane

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

LONDON – Kekhawatiran Jose Mourinho atas lini depan Tottenham Hotspur akhirnya mereda. Cedera panjang yang dialami anak emasnya, Harry Kane membuatnya Mou bergerak cepat mencari pengganti top skorer sementara Liga Premier tersebut.

Mou pun memilih winger PSV Eindhoven, Steven Bergwijn. Kedatangan Bergwijn bakal meringankan beban kerja lini depan Spurs, beberapa bulan ke depan.

Rabu (29/1), Tottenham memperoleh tanda tangan Bergwijn dengan mahar GBP 27 juta atau Rp478 miliar. Winger Timnas Belanda itu dikontrak dengan durasi lima tahun hingga musim 2025.

Mou tak mau menunggu lama-lama, Tottenham wajib lolos Liga Champions musim depan. The Lilywhites-julukan Spurs- berada di posisi enam, dengan selisih enam poin dari peringkat empar Liga Premier, Chelsea.

Mou juga sudah tak sabar melihat kemampuan pemain yang telah mengantongi sembilan caps bersama Tim Oranye tersebut. Pemain berusia 22 tahun itu diprediksi menjadi starter saat Spurs menghadapi Manchester City, Minggu (2/2) depan.

Tidak hanya mendapat kehormatan melakoni debut awal, Bergwijn pun mengenakan jersey bernomor punggung 23 di klub barunya. Nomor tersebut sebelumnya milik Christian Eriksen yang baru saja hengkang ke Inter Milan.
“Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Saya rasa sudah melakukan langkah yang tempat menuju ke sini (Tottenham Hotspurs-red),” katanya dalam wawancara beraama De Telegraaf.

“Saya selalu memandang Mourinho sebagai pelatih top. Dan sekarang saya akan bermain untuknya,” katanya. “Tottenham sudah menunjukkanya di Liga Champions, bahwa mereka dapat bersaing. Dan saya akan menunjukkannya di sini,” ujarnya.

Dilansir dari De Telegraaf, Tottenham diketahui telah mengirim salah satu pencari bakatnya, Brian Carey untuk mengintai perkembangan Bergwijn selama bertahun-tahun. Selama pengintaian, Tottenham mendapat laporan matang dari Carey.

“Senang berada di sini (Tottenham). Lihat saja fasilitas di sekitar kita. Ketika saya bermain FIFA di PlayStation, saya hampir selalu memilih tim dari Liga Premier,” ujar Bergwijn. “Saya tak sabar untuk bermain di atmosfer yang luar biasa itu,” tandasnya.

PSV Eindhoven membuat Bergwijn menjadi wonderkid Belanda masa depan. Datang sebagai tim U21, Bergwijn akhirnya melakukan debut pertamanya di Eredivisie musim 2014-15.

Bersama Eindhoven, Bergwijn memenangkan tiga gelar Eredivisie. Ia tampil 149 caps dan mencetak 31 gol serta 41 assist. Musim lalu, ia mengemas 15 gol di segala kompetisi.

Pemain spesialis kaki kanan ini dikenal dengan dribble-nya yang luar biasa. Ia pun memiliki skill kontrol bola yang fantastis, terutama dalam akselarasinya ke lini pertahanan lawan.

Bergwijn memiliki tiga gelar Eredivisie untuk namanya sementara ia juga memenangkan Johan Cruyff Shields berturut-turut pada 2015 dan 2016.

Dia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik pada gelaran UEFA Euro U17 ll tahun 2014.

Dalam wawancaranya pada musim panas lalu, Bergwijn mengungkapkan bahwa ia sering dibandingkan dengan mantan kompatriotnya, Memphis Depay

Dengan absennya Harry Kane selama beberapa bulan ke depan, Bergwijn kemungkinan akan menempati posisi favoritnya di sayap kiri sementara Son Heung-min dan Lucas Moura bisa bermain di depan atau winger kanan. (fin/tgr)

  • Dipublish : 30 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami