Berkas Tim Penyidik KPK Rampung, 3 Tersangka Kasus Impor Bawang Putih Segera Disidang

Ilustrasi Bawang Putih
Ilustrasi Bawang Putih
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas penyidikan kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun anggaran 2019. Sejalan dengan itu, tiga tersangka dalam perkara ini akan segera disidang.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan tersangka yang dimaksud antara lain mantan Anggota DPR RI Fraksi PDIP I Nyoman Dhamantra. Selain itu, orang dekat Nyoman, Elvianto, dan orang kepercayaan Nyoman, Mirawati Basri.

“Hari ini dilakukan penyerahan tersangka dan pelimpahan berkas, barang bukti ke penuntutan (tahap 2) terhadap tiga orang tersangka,” ujar Febri kepada awak media, Kamis (5/12).

Selama proses penyidikan, Febri menyatakan, pihaknya telah memeriksa sedikitnya 47 saksi. Mereka berasal dari kalangan yang berbeda.

“Rencana sidang akan dilakukan di PN Jakarta Pusat,” kata Febri.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan I Nyoman Dhamantra (INY) sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019. Selain Nyoman, KPK juga menjerat lima orang lainnya dalam kasus ini.

Yakni Mirawati Basri (MBS) selaku orang kepercayaan Nyoman, Elviyanto (ELV) orang dekat Nyoman, dan tiga pihak swasta yakni Chandry Suanda (CSU) alias Afung, Doddy Wahyudi (DDW), dan Zulfikar (ZFK).

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan enam orang sebagai tersangka,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo.

Nyoman diduga meminta fee sebesar Rp3,6 miliar dan Rp1.700 hingga Rp1.800 per kilogram dari pengurusan izin impor bawang putih dengan kuota 20 ribu ton untuk beberapa perusahaan termasuk perusahaan yang dimiliki oleh CSU alias Afung.

Dari komitmen fee tersebut, Nyoman diduga sudah menerima Rp2 miliar yang dikirim oleh Doddy ke rekening kasir money changer milik Nyoman. Rp2 miliar tersebut direncanakan untuk digunakan mengurus surat persetujuan impor (SPI).

(fin)

  • Dipublish : 6 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami