BI Dorong Ekonomi Syariah Lewat Sektor Pariwisata

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mendukung pemerintah memperkuat ekonomi syariah, salah satunya dengan menggeliatkan sektor pariwisata.

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syairah BI, Suhaedi mengajak kepada pelaku ekonomi syariah untuk mengembangkan ekonomi syariah guna memperkuat ekonomi syariah.

Saat ini, ungkap dia, BI melakukan sinergi dengan Kementerian Pariwisata menggeliatkan pariwisata halal. Dengan demikian, wisatwan mancanegara measa betah di dalam negeri sehingga meningkatkan devisa.

“Semakin mereka betah, semakin lama tinggal di sini, kemudian devisanya pun semakin besar,” jar Suhaedi di Jakarta, kemarin (19/11).

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda mengatakan, bingung dengan BI yang mendorong sektor pariwisata. Sebab tidak sesuai dengan tugas BI.

“Saya pribadi kurang setujyu karena konsepnya tidak terencana dengan baik. Lebih baik BI mengurusi pekerjaannya yang juga belum bagus,” ujar Huda kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Rabu (20/11).

Persoalan sektor pariwisata juga masih banyak menemukan kendala. Seperti infarstruktur yang mendukung, sehingga sektor pariwisata bakal kurang bergairah hingga akhir tahun.

“(Sektor pariwisata) Masih banyak kendala terutama soal infrastruktur. Masih banyak sarana dan prasarana yang belum memadai. Terlebih ada resesi global yang akan menekan sektor pariwisata,” kata Huda.

Sementara Direktur Riset Centre of Reform on Economics (Core) Indonesia, Piter Abdullah menilai pemerintah kurang melakukan branding terkait faktor keamanan di Indonesia. Sebab di mata dunia, Indonesia masih dipandang negatif.

Faktor lainnya, pertama, negatif tentang Indonesia masih cukup banyak dan itu berdampak negatif terhadap sektor pariwisata. Kedua, biaya transportasi menuju destinasi masih sangat tinggi.

“Terakhir, minimnya atraksi. Kita punya banyak destinasi, tapi minim atraksi,” tukas Piter.

(din/fin)

  • Dipublish : 21 November 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami