BI Gelontorkan Uang Tunai Rp105 Triliun Untuk Sambut Natal dan Tahun Baru

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp105 triliun untuk menyambut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Uang tersebut disebar di seluruh Indonesia.

BI juga menyediakan layanan penukaran uang yang tersebar 1414 titik, termasuk di daerah 3 T yakni terdepan, teluar dan terpencil hingga 31 Desember 2019.

Direktur Departemen Komunikasi BI, Junanto Herdiawan memperkirakan kebutuhan uang kartal (uang kertas dan logam) akan mengalami peningkatan, karena ada momen Nataru.

“Untuk momen Natal dan Tahun 2020, kami memperkirakan kebutuhan uang tunai secara nasional akan meningkat sebesar Rp105 triliun atau 7,2 persen dibandingkan di periode yang sama tahun lalu,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/12).

Pasokan uang terdiri dari pecahan Uang Pecahan Besar (UPB) dan Uang Pecahan Kecil (UPK) masing-masing sebesar Rp100,7 triliun dan Rp4,3 triliun.

Memastikan kebutuhan uang tunai tercukupi dan tidak ada kendala, BI juga telah mempersiapkan layanan kas, baik melalui jaringan kantor BI maupun jaringan perbankan, dan infrastruktur sistem pembayaran nontunai yang lancar dan terjaga.

Layanan tersebut merupakan sinergi Bank Indonesia dengan perbankan untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat menjelang Nataru 2020.

“BI juga terus mengoptimalkan sistem pembayaran nontunai yang diselenggarakan oleh BI melalui Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI),” jelasnya.

Hasil pengecekan yang dilakukan BI sejauh ini sistem layanan pembaran akan berjalan aman, lancar dan efisien mesi terjadi peningkatan volume transaksi pada akhir tahun.

Kepada masyarakat yang ingin menukarkan uangnya sebaiknya dilakukan tempat penukaran resmi. Sebab demi menghindari uang palsu.

“Perhatikan ciri keaslian Rupiah dengan dilihat, diraba dan diterawang,” ujar dia.

Sementara itu, Bank Mandiri untuk momen Nataru 2020 menyiapkan dana tunai sebesar Rp33,5 triliun atau sekitar Rp1,1 trilin per hari untik mengantisipasi kenaikana permintaan uang tunai masyarakat.

Dana disiapkan selama periode 2 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Dana tersebut meningkat 26 persen dibandingkan periode reguler.

Direktur Konsumer dan Transaksi Ritel Bank Mandiri, Hery Gunardi mengatakan, total dana tersebut dilakukan 85 persen untuk kebutuhan di mesin ATM, sedangkan 15 persen untuk kebutuhan di kantor cabang.

Persiapan dana tersebut turun tipis dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp33,6 triliun.

“Jumlah kesiapan uang tunai yang relatif stabil itu karena masyarakat, misalnya untuk berbelanja, masyarakat banyak gunakan transaksi digital,” ujar Hery.

Untuk libur bersama tanggal 24 Desember 2019 dan hari Natal tanggal 25 Desember 2019, Bank Mandiri mengoperasikan sebanyak 206 cabang di seluruh Indonesia secara bergantian untuk memberikan layanan terbatas, dengan rincian 128 cabang pada 24 Desember dan 78 cabang pada 25 Desember.

Sedangkan pada perayaan Tahun Baru, sebanyak 414 kantor cabang akan dioperasikan di seluruh Indonesia dengan rincian 324 cabang pada 31 Desember dan 90 cabang pada 1 Januari 2020.

(fin)

  • Dipublish : 18 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami