BIN: Balas Dendam Jadi Motif Teror Bom Katedral Makassar

Ilustrasi
Ilustrasi
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto menyebut dendam menjadi latar belakang teror bom di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3).

Menurut dia, seorang mentor dari para terduga pengeboman tewas saat kepolisian menggelar operasi sebelum kejadian di Gereja Katedral Makassar. “Mereka mengarah ke balas dendam, setelah mentornya itu tewas terbunuh,” kata Wawan di diskusi daring berjudul Bersatu Lawan Teroris, Sabtu (3/4).

Wawan mengatakan, mentor dari para terduga pengeboman itu terendus hendak melakukan gerakan tertentu.

Tim penyidik kepolisian pun mengantisipasi gerakan tersebut. Namun, Wawan tidak memerinci gerakan yang dimaksud. “Ternyata tewas tertembak,” ujar dia. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, pelaku bom bunuh diri di halaman Gereja Katedral Makassar merupakan pasangan suami istri.

Keduanya diketahui baru saja menikah beberapa waktu lalu. Identitas pelaku pria yaitu L, sementara wanita ialaj YSF. “Pelaku pasangam suami istri, baru menikah enam bulan,” kata Argo dalam keterangannya, Senin (29/3). (ast/jpnn)

  • Dipublish : 4 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami