Bosan Dijanji Pemerintah, Warga Gowa Tanam Singkong di Jalan

Protes Pemerintah. Warga Dusun Malenteng, Desa Erelembang, Kecamatan Tombolopao menanam singkong di jalan yang mirip kubangan kerbau, Jumat, 10 Juli. Warga mengaku bosan dijanji pemerintah. (IST)
Protes Pemerintah. Warga Dusun Malenteng, Desa Erelembang, Kecamatan Tombolopao menanam singkong di jalan yang mirip kubangan kerbau, Jumat, 10 Juli. Warga mengaku bosan dijanji pemerintah. (IST)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

GOWA,– Dusun Malenteng, daerah terpencil di Desa Erelembang, Kecamatan Tombolopao memiliki potensi besar. Namun kurang perhatian dari pemda.

Infrastruktur jalan di Malenteng sangat memprihatinkan. Tak tersentuh pengerasan sama sekali. Jalanan becek, bagaikan lahan persawahan membuat warga setempat menuntut perbaikan jalan.

Puluhan masyarakat menggelar aksi unjuk rasa Jumat (10/7/2020). Selain membentangkan spanduk, warga juga menanam pohon di tengah jalan sebagai bentuk kekecewaannya.

“Terkadang kami harus memikul hasil panen kurang lebih 1,5 km untuk menjual hasil panen,” kata salah seorang warga yang ikut unjuk rasa, Anjas.

 

Selain menghambat roda perekonomian lanjut Anjas, akses pendidikan dan kesehatan juga terhambat. Apalagi, jalanan tersebut satu-satunya akses di desa.

“Ke sekolah harus menerima risiko tergelincir. Bisa jadi terluka. Kotor sudah pasti. Begitu juga kalau mau ke puskesmas. Harus menandu warga,” ungkapnya.

Ia berharap kondisi jalan perkampungan segera mendapat sentuhan dari pemda. Apalagi terangnya, sudah pernah ada janji dari pemda untuk merealisasikan pengaspalan jalan di perkampungan Dusun Malenteng.

“Kami di sini semuanya petani. Di sini tak hanya penghasil beras merah. Tetapi menjadi daerah penghasil sayur mayur juga,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD Gowa, Andi Tenri Indah, langsung merespon positif perjuangan masyarakat di Kampung Malenteng. Aspirasi masyarakat akan diperjuangkan.

“Kami akan turun cek dulu lokasinya. Saya akan mengajak komisi beserta mitra melihat kondisinya,” kata Tenri.

Sementara itu, Kadis PU Gowa, Mundoap, tidak merespon pesan yang dikirimkan terkait aksi unjuk rasa masyarakat. Pesan hanya dibaca saja. (rud/dir/fajar)

 

 

  • Dipublish : 11 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami