Buatan Indonesia, Sepeda Ini Dipakai Pembalap Dunia di Olimpiade 2020

DARI GRESIK, MENDUNIA: Bupati Fandi Akhmad Yani menjajal sepeda BMX Thrill di PT Indonesia Bike Works, Desa Pasinan Lemahputih, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Senin (2/8). foto: Jatimnet
DARI GRESIK, MENDUNIA: Bupati Fandi Akhmad Yani menjajal sepeda BMX Thrill di PT Indonesia Bike Works, Desa Pasinan Lemahputih, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Senin (2/8). foto: Jatimnet
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id– Indonesia patut ikut berbangga. Terlebih lagi, warga Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Betapa tidak. Ternyata, di tengah riuh Olimpiade 2020 Tokyo, ada sepeda yang dibuat dari Desa Pasinan Lemahputih, Wringinanom, yang dipakai pembalap dunia pada ajang olahraga sejagad itu.

Adalah sepeda BMX Thrill yang dibuat dari Wringinanom tersebut. Sepeda berbahan alloy tipe Havoc XL itu diproduksi PT Indonesia Bike Works (IBW). Dua pembalap dunia yang menggunakan sepeda jenis itu pada gelaran Olimpiade 2020 adalah Vinetta Petersone, asal Latvia, dan Axelle Etienne, asal Prancis. Keduanya merupakan pembalap papan atas di negara masing-masing.

Setelah viral di media sosial, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengunjungi pabrik tersebut Senin (2/8). Bupati alumnus Ekonomi Unair itu ingin melihat bagaimana proses pembuatan dan upaya menjaga kualitas produk sepeda BMX Thrill hingga dipercaya oleh para atlet berprestasi dunia. Kedatangan bupati langsung disambut Dirut PT IBW Anne Wijaya.

Anne menjelaskan, pihaknya membuat BMX Thrill tipe Havoc XL hanya terbatas untuk atlet. Sepeda itu dari bahan almunium dengan kisaran harga Rp 4 juta hingga Rp 7 juta. Yang mengerjakan pun semua tenaga lokal. Dia menuturkan, capaian produk perusahaannya hingga mendunia itu juga atas peran sesama atlet sepeda BMX asal Indonesia. ‘’Dari situlah semakin dikenal,’’ katanya.

Untuk dapat menjaga dan meningkatkan kualitas produk, lanjut Anne, pihaknya kerap meminta saran dan masuk. Baik dari sisi desain dan sejenisnya agar nyaman saat digunakan para atlet. ‘’Kami selalu berbenah agar produk bisa diandalkan. Kami terbuka, sering mendengarkan masukan dari mereka, supaya terus ada pembenahan-pembenahan lagi,” ujarnya.

Kejuaraan BMX racing di Olimpiade 2020 itu sudah berlangsung pada 29-30 Juli 2021, di Ariake Urban Sports Park, Tokyo Bay Zone. Sayangnya, kedua pembalap dunia yang memakai sepeda made in Wringinanom itu gagal meraih medali. Vinetta tidak berhasil lolos ke babak selanjutnya. Dia hanya finis di peringkat keenam babak perempat final.

  • Dipublish : 3 Agustus 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami