Bukan 14 Hari, Pasien Covid-19 Isolasi 10 Hari Usai Dinyatakan Positif

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id – Pasien Covid-19 selama ini dianjurkan untuk melakukan isolasi selama 14 hari. Termasuk bagi mereka yang melakukan isolasi mandiri di rumah agar tidak menjadi sumber penularan. Tapi, ada panduan terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Mereka telah merilis versi revisi dari pedoman isolasi diri untuk individu yang dites positif Covid-19.

Dilansir dari Science Times, Rabu (22/7), menurut pedoman baru lembaga tersebut, individu dengan gejala Coronavirus harus mengisolasi diri di rumah selama 10 hari setelah gejala dimulai. Selain itu, mereka juga harus tetap di rumah selama 24 jam setelah demamnya mereda.

Gejala-gejala tersebut termasuk demam atau meriang, batuk, dan kesulitan bernapas. Gejala lainnya yang harus diwaspadai adalah nyeri tubuh, sakit kepala, kehilangan selera atau bau, hidung tersumbat, mual, muntah, dan diare.

Hanya saja ada catatan penting lainnya. CDC menganjurkan bagi pasien Covid-19 yang parah, mungkin perlu mengisolasi diri mereka sendiri selama 20 hari setelah timbul gejala. Sedangkan untuk pasien yang positif virus Korona tapi asimptomatik atau tanpa gejala, mereka juga harus mengisolasi diri selama 10 hari, mulai tanggal hasil tes positif diketahui.
Tapi, CDC tetap merekomendasikan periode isolasi dan karantina selama 14 hari bagi mereka yang telah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi tapi belum diuji.

Sementara itu, terkait uji dua kali yang menentukan kesembuhan, CDC memberikan penegasan baru. Selama ini masyarakat mengetahui pasien Covid-19 dinyatakan sembuh jika setelah uji tes 2 kali dilakukan spesimen pasien sudah negatif. Namun arahan itu tak berlaku lagi. Arahan baru CDC mengatakan dua hasil tes negatif tidak lagi diperlukan untuk mengakhiri isolasi. Dua kali tes negatif tersebut adalah indikasi sebelumnya untuk mengakhiri isolasi.

Laboratorium pengujian Coronavirus di AS terbebani karena lonjakan kasus. Menurut penghitungan total dari Universitas Johns Hopkins, 56.750 Covid-19 kasus terjadi di AS dan ada 372 kematian pada Senin (20/7).

Aturan terbaru mengandalkan pendekatan berbasis gejala daripada pendekatan berbasis tes untuk mengakhiri isolasi pasien. Sehingga CDC percaya bahwa orang yang tidak lagi menular tidak perlu lagi berdiam dalam isolasi yang tidak perlu.

Pada akhirnya, aturan isolasi adalah untuk orang-orang yang dites positif virus Korona. Sementara selama isolasi diri, pasien tidak dianjurkan pergi ke tempat-tempat umum, menggunakan transportasi umum, dan pergi berolahraga. Olahraga dapat dilakukan di dalam ruangan atau di halaman belakang dan memakai masker. (jp)

  • Dipublish : 22 Juli 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami