Bukan Ustad, Warga Tangerang yang Ditembak itu Ternyata Dukun

Ilustrasi: senjata api. (Dok. JawaPos.com)
Ilustrasi: senjata api. (Dok. JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id  – Polda Metro Jaya memastikan A, warga Tangerang berusia 43 tahun yang ditembak orang tidak dikenal (OTK) bukan seorang ketua Majelis Taklim, melainkan seorang paranormal alias dukun. Kini dia sudah tidak lagi menjadi Ketua Majelis Taklim.

“Saya tekankan di sini korban adalah paranormal,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/9).

Dalam kesehariannya, A memang kerap dipanggil ustad oleh warga. Sebab, dia pernah menjadi Ketua Majelis Taklim.

“Peristiwa pembunuhan bukan terkait karena ustad. Korban dipanggil ustad karena dia jadi Ketua Majelis Taklim saja,” jelas Tubagus.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menambahkan, A sudah menjadi paranormal cukup lama. Dia menggelar pengobatan alternatif untuk warga.

“Korban ini bekerja sudah hampir 20 tahun sebagai paranormal, sering mengobati orang juga,” ucap Yusri.

Sebelumnya, A, 43, warga Pinang, Kota Tangerang, Banten diduga ditembak oleh Orang Tidak Dikenal (OTK). Kabar penembakan ini dibenarkan oleh Kapolsek Pinang, Iptu Tapril.

“Iya betul kejadianya,” kata Tapril saat dihubungi wartawan, Senin (20/9).

Tapril mengatakan, peristiwa ini terjadi di daerahnya pada Sabtu (18/9) sekitar pukul 18.00 WIB.

“kejadianya habis magrib,” imbuhnya.

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri juga telah bekerja memeriksa proyektil peluru yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian. (jpc/jm)

  • Dipublish : 29 September 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami