Burnley vs Chelsea: Dendam Lama di Turf Moor

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

LANCASHIRE – Sejak baru melatih Chelsea, Frank Lampard tidak yakin timnya akan melesat sejauh ini. Skuatnya yang didominasi pemain muda jebolan Akademi Chelsea baru saja menjadi kekuatan baru di kancah sepakbola Eropa. Tengah pekan lalu Tammy Abraham dan kolega sukses membungkam Ajax 1-0 fase grup H Liga Champions.

Hasil itu membuat musim semi pemain Akademi Chelsea terus berlanjut. Para pemain mudanya berambisi melanjutkan tren positifnya dengan enam kemenangan beruntun di segala kompetisi.

Nanti malam, The Blues akan bertandang ke Turf Moor, kandang Burnley di matchweek ke 10 Liga Premier Inggris. (Live Mola TV/Mola Streaming, Pukul 23.30 WIB).

Jika melihat situasinya, pemain muda seperti Tammy Abraham, Mason Mount, dan lain-lain menjadi opsi paling logis buat Chelsea untuk kembali diturunkan. Opsi ini makin terlihat menjanjikan, setelah Lampard lewat formasi 5-2-2 telah menemukan ritme permainannya. Formasi itu terbukti ampuh baik di Liga Premier, Piala Liga, dan Liga Champions.

“Sepak bola akan terus mengetes anda sepanjang waktu, para pemain muda bisa belajar dengan cepat sementara pemain berpengalaman memberi contoh yang baik, ” ujar Lampard dilansir dari kepada situs web resmi Chelsea.

Secara statistik, Chelsea belum pernah kalah dalam laga-laga tandangnya melawan Burnley di Premier League. The Blues bertekad meneruskan tren positif tersebut pekan ini. “Kami punya tim yang fantastis,” kata striker Chelsea Tammy Abraham dilansir dari Yahoo Sport.

Pencetak sembilan gol The Blues itu mengakui, keberadaan dia bersama empat jebolan Akademi Chelsea membuat permainan mereka semakin solid.
“Kebersamaan kami tentu tidak akan bertahan lama, aku tidak tahu musim depan akan pindah kemana, juga yang lain. Kami hanya menjaga semangat juang itu sekarang,” ujarnya.

Sama seperti Chelsea, Burnley pun akhirnya bisa bangkit perlahan-lahan setelah melewati awalan yang sulit. Skuat besutan Sean Dyche terus merangkak naik ke papan tengah. Menjelang pekan ke-10, Clarets-sebutan Burnley kokoh berada di posisi 8, meskipun mereka masih hanya berselisih empat poin dengan zona degradasi.

“Kami baru saja menjalankan hasil yang bagus dan ingin kembali ke jalurnya,” ujar kiper Burnley Nick Pope dilansir dari situs web resmi klub.

“Motivasi kami adalah mendapatkan lebih banyak poin di klasemen dan tidak membiarkan kekalahan membuat kami jatuh,” tambahnya.

Pelatih Burnley,Sean Dyche mengakui laga melawan Chelsea merupakan duel terberat dalam sejarah klub asal Lancashire tersebut. Mereka tidak memiliki catatan bagus melawan Chelsea. Mereka baru menang sekali dari 10 pertemuan Liga Premier terakhir

“Kami sekarang memasuki pertandingan dengan niat dan tujuan nyata. Kami sekarang berada pada tahap di mana mentalitas kami diuji dan memaksa lawan untuk takut,” tandasnya.

Ya, Chelsea selalu menang melawan Burnley. Tiga poin di Turf Moor akan menorehkan sejarah baru bagi karier kepelatihan Lampard dengan mencatatkan empat kemenangan secara beruntun di liga.

(fin/tgr)

  • Dipublish : 26 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami